Cari Untung Besar dari Jual Sabu, Wa Akhirnya Nginap di Penjara

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG- Belakangan ini warga Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di Dusun Ulaq Nanga, merasa resah. Itu dipicu aktivitas seorang pemuda yang diduga mengedarkan sekaligus penikmat narkoba jenis sabu. Karena itulah warga kemudian mengadu ke Polsek Loa Janan, agar kasus peredaran gelar narkoba tersebut diusut tuntas.

Begitu ada informasi warga mengenai keberadaan terduga pemain sekaligus pemakai sabu di Desa Bakungan tersebut, maka sejumlah petugas Unit Reskrim Polsek Loa Janan dikerahkan ke lokasi dimaksud. Dalam penyelidikan itu kemudian diketahui seorang pemuda berinisial Wa (23), yang tinggal di RT 17, Dusun Ulaq Nanga, Desa Bakungan, sebagai terduga pemain sabu.

“Jadi setelah mengetahui tempat tinggal terduga pemain sekaligus pemakai sabu tersebut, anggota kami langsung bertindak,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Loa Janan AKP M Dahlan Djauhari.

Maka Kamis (12/7) siang, sekitar pukul 14.00 Wita, sejumlah anggota Reskrim Polsek Loa Janan menggerebek kediaman Wa di Bakungan. Namun ketika digeledah, polisi tidak menemukan barang bukti berupa sabu atau narkoba jenis lainnya di TKP. Hanya saja, ketika Wa menjalani tes urin barulah terungkap jika pemuda itu positif sebagai penikmat sabu.

“Dari hasil tes urin dijalani Wa, diketahui positiv mengandung zat kimia terdapat dalam narkoba jenis sabu. Apalagi belakangan Wa sendiri mengaku belakangan ini memang memakai sabu,” tambah Djauhari, begitu Kapolsek Loa Janan ini akrab disapa.

Mau tidak mau, dengan aksinya itu Wa harus menjalani proses hukum. Sebagai penikmat narkoba, maka dia harus menjalani rehabilitasi di BNN Provinsi Kaltim. Selanjutnya polisi mendatangkan orangtua Wa untuk berkoordinasi dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kukar.

“Kami sadar Loa Janan sebagai salah satu pintu masuk ke Kukar yang berbatasan langsung dengan Samarinda, tentu jadi sasaran para pelaku peredaran gelap berbagai jenis narkoba. Makanya Polsek Loa Janan tak pernah berhenti memerangi peredaran narkoba. Tidak hanya bandar dan pengedarnya, para pemakai narkoba pun tetap ditangkap jika terlibat kegiatan terlarang itu. Tak pandang bulu, semua ‘disikat’ tuntas,” tegas Djauhari.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...