Angka Kemiskinan Sulsel Menurun, Ini Presentasenya

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis profil kemiskinan Sulawesi Selatan periode bulan Maret 2018. Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan Maret 2018 sebesar 792,63 ribu jiwa, mengalami penurunan sebesar 20,44 ribu jiwa jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2017. "Jika di presentase, maka penduduk miskin juga turun dari 9,38 persen kondisi Maret 2017 menjadi 9,06 persen pada Maret 2018,"kata Kepala Bidang Statistik Sosial, Faharuddin di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jalan H Bau Makassar, Senin (16/7/18). Secara absolut selama periode Maret 2017 - Maret 2018, penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami kenaikan 14,37 ribu jiwa, sedangkan di daerah perdesaan mengalami penurunan sebesar 34,81 ribu jiwa. Persentase penduduk miskin di perkotaan naik sebesar 0,13 poin persen, sebaliknya di perdesaan menurun sebesar 0,35 poin persen. Komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, bandeng, gula pasir, mie instan, tongkol atau tuna atau cakalang, dan kue basah. Untuk komoditas bukan makanan, kontribusi terbesar terhadap Garis Kemiskinan adalah biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan, dan perlengkapan mandi,"lanjutnya. Komposisi penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan dari tahun ke tahun tidak ada perbedaan yang signifikan. Pada bulan Maret 2018 sebagian besar (78,81 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan, sementara pada bulan Maret 2017 persentasenya 81,11 persen.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan