Harga Telur Terus Meroket, Ini Solusi dari Pakde Karwo

Senin, 16 Juli 2018 23:47

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Berbagai harga kebutuhan pokok di beberapa pasar di Jawa Timur terus mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Salah satunya harga telur ayam yang melambung tinggi melampaui batasan yang dipatok kementrian perdagangan (Kemendag), yakni Rp. 22 ribu per kilogram.Kenaikan harga telur ayam ini rupanya sudah sampai di telinga Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Ia mengatakan, naiknya harga telur ini disebabkan adanya kenaikan harga pakan ternak. Kenaikan harga tersebut menyebabkan ongkos produksi naik yang berdampak pada naiknya harga telur.“Dampak dari kenaikan harga pakan tersebut membuat biaya produksi tinggi sehingga produsen telur menaikkan harganya,” kata Soekarwo usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (16/7).Soekarwo menjelaskan, makanan ternak yang digunakan para peternak saat ini masih impor salah satunya dari Thailand. Sementara saat ini, nilai dolar terus naik sehingga mengakibatkan harga pakan ternak ikut naik.“Ketika kita impor dan harga dolarnya naik, maka otomatis harganya ikut naik. Sekali lagi kenaikan harga telur ini bukan karena faktor cuaca tapi karena harga pakan naik,” tegasnya Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini.Menurutnya, salah satu cara untuk menurunkan harga telur yakni dengan meningkatkan pemberian jagung sebagai pakan ternak utama pada ayam. Dengan demikian produksi jagung juga mesti ditingkatkan.“Untuk solusi lainnya masih akan terus kita carikan yang paling tepat,” pungkasnya. (mkd/JPC)

Bagikan berita ini:
8
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar