Ngunduh Mantu di Tempat Ini, Tamu Disuguhi Hiburan Panahan

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, SOLO - Menghadiri resepsi pernikahan dengan disuguhi beragam jenis makanan dan hiburan lagu dari biduan dianggap suatu biasa. Bagaimana kiranya tamu undangan disuguhi hiburan latihan bersama memanah? Konsep ini digarap oleh keluarga besar Bambang Minarno yang sedang menggelar ngunduh mantu untuk anak laki-lakinya, Muhammad Yahya Ayyash, 17, dengan pujaan hatinya, Royhanah, 20. Para tamu undangan disuguhi berbagai hiburan. Salah satunya pertunjukan Gladen Ageng atau latihan bersama memanah dan panahan berkuda. "Kami mengangkat konsep ini untuk menghidupkan tradisi panahan berkuda yang pada peradaban Islam terakhir kali diselenggarakan pada 200 tahun lalu di Turki. Pertunjukan panahan berkuda ini sebenarnya sering kali menjadi hiburan untuk berbagai acara di zaman itu. Nah, spirit ini yang coba kami munculkan untuk pertama kalinya di Indonesia," jelas Bambang, yang juga ketua Komunitas Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) Cabang Jogja dan Solo, saat ditemui di sela-sela acara pada Minggu (15/7). Konsep berbeda itu ditampilkan dalam resepsi pernikahan di lapangan sepak bola milik Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan. Prosesi Gladen Ageng berupa perlombaan panahan tradisional itu diikuti 99 pemanah dari 12 provinsi. (ren/nik/c6/ami/JPC)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan