Majelis Hakim Beri Tenggat Waktu Pembayaran Utang Abu Tour

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Kasus penipuan dana jamaah umrah oleh Abu Tour menyebabkan utang mencapai miliaran rupiah yang hingga kini belum terbayarkan. Disisi lain pihak Abu Tour diberikan kewajiban untuk membuat proposal perdamaian untuk melunasi utang.

Untuk itu, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar memperpanjang masa Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Abu Tours kepada puluhan ribu jemaah. Pihak Abu Tours diberikan tenggat waktu hingga 18 September 2018 mendatang untuk membuat proposal perdamaian.

Ketua tim pengurus PKPU Abu Tours, Tasman Gultom mengatakan bahwa pada hari Selasa, 17 Juli lalu, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Abu Tours. Dalam pertemuan itu, pengacara Abu Tours mengatakan sedang membuat draft perdamaian.

"Perdamaian itu kan menjadi roh dari PKPU. Setelah kami berdiskusi dengan majelis mereka setuju untuk memperpanjang masa PKPU hingga bulan September,"kata Tasman usai pertemuan dengan para kreditur di PN Makassar, Jumat (20/7/18).

Proposal perdamaian yang akan diajukan Abu Tours nanti harus berisi dua opsi. Diantarantnya memberangkatkan ribuan jemaah, dan atau mengembalikan biaya kreditur yang terdiri dari agen, mitra, atau jemaahnya.

Putusan ini juga merupakan perpanjangan kedua yang diputuskan majelis hakim setelah pada perpanjangan dua bulan pertama, pihak Abu Tours tidak mampu membuat proposal perdamaian. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...