Musnahkan Ribuan Karung Bahan Peledak, Kapolres Selayar: Penangkapan Terbesar 10 Tahun Terakhir

Jumat, 20 Juli 2018 - 15:27 WIB

FAJAR.CO.ID, SELAYAR – Penyidik Polres Kepulauan Selayar memusnahkan sebanyak 2.340 karung barang sitaan yang berisi senyawa amonium nitrat di Ujung Selatan Bandara H Aroeppala Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (20/7/18).

Pemusnahan dilakukan setelah penyidik mendapat izin penyitaan dan Pemusnahan dari Ketua Pengadilan Negeri Selayar. Proses pemusnahan dilakukan oleh Personil Polres Kepulauan Selayar yang dibantu dengan petugas dari Dinas Sat Pol PP dan Damkar.

Kapolres Kepulauan Selayar, Akbl Syamsu Ridwan menjelaskan bahwa barang bukti tersebut disita dalam penangkapan kapal KLM Eka Putri GT 62 NO 649/LLN di perairan sebelah selatan laut Selayar pada 26 april 2018 yang lalu .

“Karung berisi butiran senyawa amonium nitrat ini adalah bahan dasar bom ikan yang rencananya akan dijual di Perairan Selayar, Wakatobi dan Timor Leste,”katanya.

Penangkapan tersebut, kata Syamsu, menjadi penangkapan terbesar amonium nitrat dalam 10 tahun terakhir dan jika diuangkan akan bernilai kurang lebih 6 Miliar rupiah.

Sebanyak 7 orang Anggota Polres Kepulauan Selayar yang telah mempertaruhkan keselamatannya dan berhasil menangkap KM Eka Putri bersama 10 orang ABK dan muatannya.

Dari penangkapan tersebut, 7 anggota Polres Kepulauan Selayar mendapatkan penghargaan langsung sebagai Personil Berprestasi dari Kapolda Sulsel, yang diserahkan pada Puncak Peringatan HUT Bhayangkara ke-72 beberapa waktu lalu.

Penangkapan ini secara nasional juga mendapatkan Apresiasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang langsung menggelar konferensi pers pasca penangkapan dan menyampaikan Apresiasi kepada Kepolisian.

Pada kegiatan pemusnahan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, Kajari Cumondo Tresno SH, Dandim diwakili Danramil 01, Wakapolres, Para Pejabat Utama dan Personil Polres Kepulauan Selayar, Petugas dari Balai Taman Nasional Takabonerate, Pemerhati lingkungan, penasehat hukum pelaku serta masyatakat sekitar pelaksanaan kegiatan pemusnahan. (sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.