JK Maju Cawapres , Mendagri: Tunggu Putusan MK

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta semua pihak mengakhiri polemik Jusuf Kalla kembali maju calon wakil Presiden.

Mengenai kemungkinan JK kembali menjadi Presiden memang lebih baik menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut dia, cuma MK berhak memutuskan masa depan JK dalam Pilpres 2019. Dia meminta publik menunggu saja ketok palu dari MK.

“Kami menunggu putusan MK mengenai masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden berturut-turut atau sela jabatan masih dianggap 2 kali jabatan berturut turut atau 2 kali masa pelantikan dalam jabatan sama. Kami tunggu keputusan dari MK,” kata Tjahjo di Jakarta, Sabtu (21/7).

Sebagai pribadi, dia berpendapat wapres dengan periode jabatan dua kali dilarang kembali maju sesuai aturan perundang- undangan. JK sendiri pernah menduduki kursi Wakil Presiden periode 2004-2009.

Kemudian, JK kembali terpilih menjadi Wapres pada periode 2014-2019. Masa jabatan dua periode JK ini menimbulkan polemik, karena dalam Undang-Undang setiap individu masing-masing cuma boleh menjabat selama dua periode.

Namun banyak pihak menilai, JK punya kans kembali menjabat karena bukan dalam periode berturut-turut.

“Pertanyaan sekarang kalau tidak berturut-turut, apakah Pak JK masih bisa menjabat wapres? Ya menurut saya, lebih baik tunggu keputusan MK bagaimana pendapat hukum dari mereka,” kata dia.

Sementara terkait jabatan dua periode berturut-turut, Tjahjo pribadi berpendapat, “Kalau menurut saya pribadi larangan itu kalau menjabat 2 perode jabatan berturut-turut.”

Gugatan mengenai ketentuan soal larangan bagi wapres maju kembali jadi cawapres karena telah menjabat dua periode muncul ke ruang publik.

Namun, Majelis Hakim MK menolak gugatan tersebut, lantaran pemohon ternyata tidak memiliki legal standing. Kini, ketentuan itu kembali digugat oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo). (jaa/idp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment