OTT Kalapas Sukamiskin, DPR Curigai Lapas Lain Alami Hal Serupa

Minggu, 22 Juli 2018 - 18:15 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein atas dugaan korupsi pemberian fasilitas dan izin khusus bagi sejumlah narapidana menjadi catatan penting.

“Saya menyesalkan kejadian di Lapas Sukamiskin, ini seharusnya tidak terjadi jika kalapasnya berinegritas dan sistemnya tidak memungkinkan untuk terjadinya pelanggaran. Saya khawatir apa yang terjadi di Sukamiskin adalah fenomena gunung es. Bisa jadi situasi serupa banyak terjadi di Lapas yang lain, tentunya hal ini harus diantisipasi dengan baik oleh Menkumham. Jangan sampai hal ini tetulang lagi,” kata Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Aboebakar Alhabsyi lewat pesan tertulisnya, Minggu (22/7).

Menurut Alhabsyi, langkah yang harus diambil oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) adalah penertiban terhadap kepala-kepala semua Lapas di Indonesia, sebagai langkah pembenahan. “Untuk perbaikan Lapas, pembenahan harus dilakukan bukan hanya di Lapas Sukamiskin, tapi di seluruh lapas di Indonesia. Hal ini perlu menjadi early warning untuk pembenahan seluruh lapas di Indonesia,” ujarnya.

Ada dua hal yang perlu diperhatikan untuk pembenahan lapas tersebut dan penguatan integritas para petugasnya.”Pembenahan sistem dalam lapas, karena sistem yang baik harus mampu menutup peluang adanya kongkalikong antar petugas dengan warga binaan. Aturan sedapat mungkin mengedepankan tertip hukum dan tertip aturan dalam lapas,” jelasnya.

Dikatakan politisi asal Kalimantan ini, integritas yang baik menjadi hal utama bagi pejabat negara, terkhusus bagi kepala Lapas. Karena, tanpa integritas yang baik, aturan-aturan dapat diakali untuk kepentingan mereka.

“Dengan integritas yang baik, peraturan yang ada akan dapat diimplementasikan secara tepat. Tanpa integritas, aturan sebaik apapun akan dapat diakali. Oleh karenanya integritas ini akan menjadi kunci paling strategis pembenahan lapas,” ucapnya. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.