Cuaca Ekstrem hingga 45 Derajat, Jamaah Dapat Masker dan Kacamata

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MADINAH – Meningkatnya suhu udara di Madinah dan mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrem, Calon Jamaah Haji (CJH) asal Banyuwangi mulai mendapatkan kacamata hitam, masker, payung, dan tas untuk tempat sandal.

Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Banyuwangi Sujanto melaporkan, barang-barang tersebut dibagikan secara cuma-cuma alias gratis. Hal tersebut diberikan agar bisa dimanfaatkan oleh CJH selama melaksanakan ibadah haji.

Pasalnya, suhu dan cuaca di Tanah Suci cukup panas hingga mencapai 45 derajat Celsius. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi CJH untuk tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) tersebut. Pembagian APD tersebut dalam rangka mengurangi risiko kese­hatan CJH Indonesia selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Pembagian sandal dan tas tempat sandal tersebut untuk menanggulangi kemungkinan CJH kehilangan alas kaki selama beribadah di masjid. Pasalnya, dari sejumlah kejadian banyak CJH yang kehilangan sandal hingga harus telanjang kaki saat keluar dari Masjid Nabawi. Akibat nyeker, CJH mengalami luka melepuh di bagian kaki sehingga mengganggu jalannya ibadah.

”Kami selalu mengingatkan pada CJH untuk selalu menjaga kondisi. Karena jangan sampai rukun haji saat hari Arafah, justru malah sakit dan di sana hanya jadi penghuni klinik,” jelas pembimbing KBIH Khoiru Ummah ini.

Pembimbing Ibadah Haji KBIH Sabilillah KH Mursyidi melaporkan, hingga kemarin (22/7) CJH masih melakukan arbain di Masjid Nabawi. ”Kami terus memberikan imbauan kepada CJH dan segala pemantapan mengenai keutamaan bumi haram Madinah. Selain itu juga pentingnya memakai masker, payung, kacamata hitam, dan membawa semprotan air saat keluar ruangan,” terangnya.

Sementara itu, untuk CJH kloter 5 embarkasi Surabaya, Mastur melaporkan, CJH sedianya pada pukul 06.00 melaksanakan ziarah ke tempat-tempat bersejarah. Namun hal tersebut gagal lantaran pihak muasasah atau pengelola jamaah haji mengurungkan secara sepihak dengan mendadak. ”Armada busnya digunakan mengangkut jamaah yang baru datang di bandara. Jadi ditunda, tapi jamaah masih bisa menerima dengan sabar,” tandasnya.

Seperti diketahui, CJH Banyuwangi terbagi dalam tiga kloter. Kloter 3 tinggal di Marriot Hotel. Jaraknya hanya 300 meter dari Masjid Nabawi arah masuk pintu gerbang 6. Adapun Kloter 4 berada di Hotel As Salihiyyah, sektor 01 Nomor Rumah 107. Jaraknya hanya 20 meter dari Masjid Nabawi, depan pintu Masjid Nabawi No 26. Selanjutnya kloter 5 bertempat di sektor 5, tembusan pintu Nomor 6.

Berada di Hotel Ares Al Madinah Nomor Rumah 521 sebanyak 67 orang jamaah. Di Hotel Nuzul Al Falah Nomor Rumah 401 sebanyak 383 orang. Jarak 1 kilometer dari Masjid Nabawi. (bw/ddy/rbs/JPR)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...