Kasus OTT di Area Car Free Day, Polres Gowa Limpahkan Berkas ke Kejari

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA – Aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Pedagang Pasar Car Free Day melakukan orasi menuntut Kapolres Gowa turun jabatan pada Senin 4 Juni 2018 lalu. Aksi itu dilakukan atas Operasi Tangkap Tangan terhadap perempuan Dg Lebong yang melakukan Pungli.

Secara Subyektif aksi Demo tersebut diduga didalangi oleh oknum-oknum tertentu yang ingin mengintervensi Polres Gowa atas kasus tersebut. Dengan harapan agar kasus tersebut tidak dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

“Aksi Demo yang dipaksakan itu terlalu mengada-ada, dimana dalam orasi yang disampaikan bahwa OTT yang dilakukan Jajaran Polres Gowa terlalu dipaksakan,”kata Kasubaghumas Polres Gowa Akp M Tambunan, Senin(23/7/18).

Meski demikian, kini kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P21). Dan rencana tersangka serta barang bukti akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa pada Selasa 24 Juli 2018.

“Polres Gowa bekerja secara profesional,  modern dan terpercaya serta tidak akan melakukan pembiaran terhadap kasus yang meresahkan masyarakat” tegas Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga saat dikonfirmasi.

Diketahui, Seorang wanita Lebong (36), tertangkap tangan oleh Tim OTT Polres Gowa saat melakukan pemungutan liar terhadap pedagang kaki lima, pada kawasan car free day depan Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa pada Jumat (25/5/18) lalu.

Keterangan dari tersangka, pemungutan liar tersebut dilakukan dengan dalih uang tersebut digunakan untuk membersihkan disekitar kawasan car free day. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...