Kena Kasus Doping, 15 Lifter Tiongkok Dilarang Berlaga di Asian Games 2018

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Federasi Angkat Besi Internasional (International Weightlifting Federation/IWF) melarang 15 lifter Tiongkok yang terdaftar di entry by name pada 30 Juni lalu berlaga di Asian Games 2018.

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) pun menyambut gembira larangan itu.

Wakil Ketua PB PABBSI Djoko Pramono mengatakan, Tiongkok seperti ingin mencoba-coba peruntungan dengan memasukkan 15 nama lifter mereka.

Namun, IWF bersikap tegas. Pasalnya, masa hukuman larang bertanding yang diterima Tiongkok baru berakhir 1 Oktober 2018.

“Kasus doping itu kesalahan yang berat. Kalau dibiarkan, bisa hancur dunia angkat besi,” ucap Djoko, Sabtu (21/7).

Keputusan IWF membuat PB PABBSI optimistis bisa mewujudkan target dua emas pada Asian Games 2018.

Dua emas bisa diraih dari kelas 62 kg putra oleh Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani (48 kg putri).

“Andai kata Tiongkok tetap main, kami tetap tidak gentar. Kami punya kekuatan alami dan semangat juang,” kata Djoko. (han/rb)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...