Diperiksa KPK, Eni Saragih: Saya Belum Beri Keterangan Apapun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR nonaktif, Eni Maulani Saragih membenarkan jika kehadirannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang melilitnya. Namun, dia mengaku belum ingin memberi keterangan apapun terkait kasus yang membelitnya. Eni meminta waktu kepada penyidik lembaga antirasuah untuk memanggilnya kembali di Minggu ini.

Ketika ditanyai alasannya enggan diperiksa hari ini, dia enggan berkomentar. Padahal, ini merupakan kali pertama dirinya dipanggil untuk diperiksa usai ditahan lembaga antikorupsi.

“Saya belum memberikan keterangan apapun lagi masih minta waktu kepada penyidik, minta waktu untuk diperiksa lagi, nanti minggu ini. Insya Allah minggu ini,” jelasnya saat hendak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (24/7).

Sebagai informasi, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Eni Maulani Saragih (EMS) yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI sebagai pihak penerima dan Johannes Buditrisno Kotjo (JBK) yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited sebagai pihak pemberi.

Dalam kasus ini, sebagai anggota DPR RI Eni disebut menerima komitmen fee sebanyak Rp 4,8 miliar dari Johannes yang merupakan pihak swasta. Penerimaan ini dilakukan sebanyak empat kali dengan nominal yang berbeda dan yang terakhir penerimaan uang oleh Eni sebesar Rp 500 juta. Uang tersebut kemudian disita dan dijadikan alat bukti oleh penyidik KPK.

Sebagai pihak penerima, Eni kemudian disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

Sementara sebagai pihak pemberi, Johannes yang merupakan pihak swasta disangkakan melanggar pasal melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi. (ipp/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...