Duit Pungli di Gor Sudiang Diduga Mengalir ke Oknum Pejabat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Gelanggang Olah Raga (GOR) Sudiang, terus dikembangkan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel menelusuri aliran duit hasil pungli yang diduga ikut dinikmati sejumlah oknum pejabat.

Dari hasil pemeriksaan 21 orang yang terjaring OTT oleh tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polda Sulsel, terungkap adanya indikasi uang setoran mengalir kepada oknum pejabat. Dengan dalih setoran itulah, aktivitas mereka melakukan praktik pungli pada setiap akhir pekan, bisa berlangsung langgeng.

Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Andi Indra, kemarin mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang yang diamankan dari OTT di GOR Sudiang.”Dari hasil pemeriksaan itu, penyidik kemudian melakukan pengembangan serta menelusuri aliran uang hasil pungli tersebut,” kata Kombes Andi Indra yang dihubungi, Senin (23/7).

Sejumlah barang bukti diamankan dalam operasi yang berlangsung Minggu (22/7). Di antaranya uang serta kupon karcis parkir liar.”Kemungkinannya ada oknum pejabat pemerintah yang ikut terlibat. Ini yang masih sementara kita telusuri dan sedang dalami,” tegasnya.

Menurut Andi Indra, tidak mungkin para pelaku berani melakukan aktivitas punglinya jika tidak ada yang memberikan peluang dan kesempatan.”Ini jelas ada indikasi pembiaran dari instansi terkait. Termasuk pengelola. Untuk keterangan dan hasil pemeriksaan para tersangka belum bisa kita sampaikan. Karena masih dilakukan pendalaman lagi dalam kasus ini,” tandasnya.

Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi Abdul Muthalib, mendukung upaya pihak kepolisian yang telah berhasil mengungkap praktik pungli di GOR Sudiang. Namun, kata dia, pencapaian itu belum final.

“Penyidik harus cari otak di balik terjadinya pungli tersebut. Tidak mungkin pelaku berani melakukan pungutan secara terang terangan seperti itu kalau tidak ada yang membekingi,” ujar Muthalib, kemarin.

Ia mendesak pihak polda untuk segera membongkar adanya dugaan suap menyuap dan gratifikasi dalam kasus ini, “Kejahatan seperti ini harus dibongkar. Karena sangat merugikan negara. Apalagi sudah berlangsung lama,” tandasnya.

Muthalib menegaskan, siapapun oknum pejabat yang membekingi praktik pungli di GOR Sudiang, harus bertanggungjawab dan mesti dijadikan tersangka pula.(mat-rhm/rus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...