Kapitra Ampera Blak-blakan Alasannya Nyaleg dari PDIP, Begini Katanya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah sempat tak memberikan jawaban soal desas-desus pencalonannya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan, mantan Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera akhirnya buka suara.

Untuk pertama kalinya, Kapitra menyambangi DPP PDIP bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto. Setelah melakukan pertemuan tertutup, Kapitra mengaku telah resmi menjadi keluarga besar PDIP.

Segala keperluan dokumen pencalegannya telah diserahkan seluruhnya kepada partai. “Hari ini saya sudah masukan seluruh perlengkapan persyaratan sebagai Caleg PDIP Dapil II Riau. Hari ini saya sah menjadi caleg PDIP,” ujar Kapitra.

Kapitra lantas blak-blakan soal alasannya bergabung dengan partai yang dikomandoi oleh Megawati Soekarnoputri itu. Menurutnya bergabung dengan PDIP adalah sebuah pilihan yang realistis.

Selama ini, perjuangannya membela umat dan kesejahteraan Indonesia tidak maksimal lantaran di luar pemerintahan. Oleh karena itu, dia bergabung dengan PDIP agar dapat berjuang dari dalam pemerintahan.

“Kenapa saya tidak masuk saja ke dalam lalu berjuang bersama-sama untuk memperjuangkan umat Islam, ulama, dan Indonesia,” lanjutnya.

Dengan berjuang dari dalam, disebutnya lebih mudah menyuarakan pendapat. Selain itu Kapitra berharap dapat menjadi jembatan antara nasionalis dan ulama.

“Kalau di dalam saya bisa mencari jalan keluar, saya bisa menjadi jembatan untuk luar,” sambung Kapitra.

Sementara itu, alasan Kapitra tidak masuk ke partai lain karena tidak ada partai yang membukakan pintunya. Hanya PDIP yang memberikan tawaran ini kepadanya. “Partai lain nggak menawarkan saya, hanya PDIP yang nawarin saya,” tandasnya.

Setelah memggelar konferensi pers, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto lantas menyematkan peci kebanggaan partai kepada Kapitra. Kemudian dilanjut dengan pemberian buku berjudul Ensiklopedia Keislaman Bung Karno, dan diakhiri dengan berfoto dengan pose salam metal, ciri khas nomor urut partai di Pileg 2019. (ce1/sat/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...