Masih Ingusan Maling Motor, Ditangkap Melawan, Ya Didor Polisi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Sindikat maling motor yang rata-rata masih berusia remaja satu-persatu ditangkap polisi. Mereka yang usia antara 19 sampai 25 tahun itu akhir-akhir ini mendalangi sebagian aksi pencurian motor di Lumajang.

Diperkirakan sindikat remaja maling motor ini telah mendalangi 11 kali pencurian motor (curanmor) di Lumajang dalam tiga bulan terakhir.

Penangkapan berantai tersebut bermula saat Satreskrim Polres Lumajang melumpuhkan salah satu anggota sindikat, Piping Sendi Widodo, 19, pada Kamis tengah malam (19/7), dalam rumah saudaranya di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

Pemuda yang belum genap 20 tahun itu ditembak kaki kirinya. Kabarnya karena melawan saat proses penangkapan. “Salah satu motor hasil curian yang dilakukan sekitar sebulan lalu di daerah Jalan Juanda, diamankan anggota Satreskrim Polres Lumajang dari tangan pelaku,” terang Catur, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Catur menjelaskan, penyidikan terhadap Piping berhasil mengungkap tiga pelaku lainnya. Dua maling remaja yang juga menjadi anggota komplotan, Sanapi, 25, Ropik, 23, tertangkap beberapa jam kemudian. Serta seorang penadah hasil curian mereka, Juma’atin, warga Desa Urangatung, Kecamatan Sukodono.

Para anggota sindikat itu mengaku telah melakukan pencurian motor roda dua di 11 lokasi, sejak tiga bulan terakhir. Yang terbaru, dilakukan pada Jumat pekan lalu (13/7).

”Jumat 13 Juli kemarin, komplotan maling motor yang tergolong masih remaja ini mencuri motor Yamaha dengan nomor polisi L 4989 TK di parkiran Kafe Enjoy, Jalan  Juanda, Kelurahan Rogotrunan,” kata Catur.

Dua anggota sindikat lain masih dalam pengejaran anggota Satreskrim Polres Lumajang. Mereka adalah Holis, 26, dan satu lagi pelaku yang identitasnya masih dirahasiakan. (jr/was/das/JPR/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...