Di Depan Jokowi, Mendagri Ngaku Punya Dua STMJ, Apa Itu?

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JOGJA – Di ujung pidato acara peningkatan kapasitas aparatur desa yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ribuan aparatur desa di DI Jogjakarta, Rabu (25/7), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan agar para perangkat desa selalu menjaga kesehatan.

Dia mengatakan, salah satu minuman yang menyehatkan bagi tubuh adalah susu telor madu jahe (STMJ). Minuman itu cocok sebagai penjaga kesehatan badan.

Tapi Tjahjo punya dua STMJ. Satu STMJ adalah minuman yang menyehatkan. Sementara STMJ lain, adalah STMJ -nya sebagai anak buah presiden.

“Di Jogja ini banyak kulinernya ada yang paling enak harus dicoba. STMJ, susu telur madu jahe harus diminum tiap hari supaya sehat. Kalau saya pak presiden dua kali STMJ- nya, selain itu (susu telor madu jahe, Red) karena saya anak buah bapak presiden, maka saya tetap milih Jokowi (STMJ),” katanya disusul senyum dan tawa peserta.

Sementara itu, Presiden Jokowi berkomitmen untuk meningkatkan dana bantuan desa. Terkait dengan hal itu, Mendagri Tjahjo menegaskan bahwa dana bantuan desa adalah inisiatif dari presiden semata untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memajukan desa.

“Saya ingatkan bantuan desa itu inisiatif dan bantuan dari Presiden Jokowi. Ini penting karena banyak orang yang mengaku dari si A, si B. Ini inisitaif presiden untuk mempercepat pemerataan (pembangunan, Red), ” kata Tjahjo dalam rilis saat memberi laporan.

Tjahjo menambahkan, di era pemerintahan Jokowi, bantuan dana desa terus ditingkatkan secara signifikan. Sejak tahun 2015, dana bantuan untuk desa yang telah dikucurkan mencapai Rp 20 triliun. Pada 2016, ditingkatkan lagi menjadi Rp 47 Triliun.

Kemudian pada 2017 ditingkatkan menjadi Rp 60 triliun. Total dana yang sudah digelontorkan mencapai 187 Triliun. Dana bantuan sebesar itu, semata -mata untuk memajukan desa. Tjahjo yakin dana desa yang diberikan bisa memacu pembangunan di desa

“Dana desa ini untuk pembangunan di desa dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di desa, temasuk juga kalau masyarakat dan desanya sejahtera maju, kepala desa dan perangkat desa bisa menikmati kesejahteraan ini, ” katanya.

Terkait acara peningkatan kapasitas perangkat desa, lanjut Tjahjo, tujuan adalah memang untuk meningkatkan kemampuan serta kapasitas aparatur desa. Acara yang sekarang digelar, merupakan kegiatan yang ketiga kali digelar. Nanti akan dilanjutkan kegiatan serupa di tempat lain.

“Kami sampaikan kepada presiden bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Kemendagri dan Kemendes setiap tahun sebagai arahan presiden dalam upaya untuk penguatan aparatur desa agar lebih memahami tata cara peraturan desa, memahami mekanisme dan cara untuk menyusun laporan pertanggungjawaban desa dan hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola pemerintah yang ada di desa,” urainya.

Tjahjo pun mengingatkan, agar nanti arahan yang diberikan Presiden Jokowi dijadikan pegangan. Sehingga pembangunan di desa bisa fokus serta tepat sasaran.

“Khususnya teman-teman kepala desa, perangkat desa yang hadir, para pendamping desa dengar dan simak arahan bapak presiden pada hari ini untuk dapat dijadikan pegangan,” ujarnya.

Tjahjo juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DI Jogjakarta dan jajaran Forkompinda Jogjakarta yang telah jadi tuan rumah yang baik. Sehingga acara berjalan sukses. (aro/IDP)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...