Polisi Tembak Mati Begal Jalanan, Begini Kronologisnya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GRESIK – Seseorang yang diduga begal ditembak mati dalam penghadangan yang dilakukan polisi di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik, kemarin. Dedi Marihot Simanjuntak, 45, asal Jalan Kedurus Dukuh  4/79, Kecamatan Karangpilang, Surabaya meregang nyawa setelah bagian dada kanannya tertembus timah panas polisi.

Selain menembak mati pelaku, polisi juga mengamankan rekan pelaku yang diduga baru saja membegal dump truk Nopol S 8679 HH dari Jalan Pantura, Tuban. Dia adalah Sahat Maruli Siahaan, 35, Warga Jalan Sambiarum Lor 2/49, Kecamatan Tandes, Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro saat dikonfirmasi mengakui ada pelaku yang terpaksa ditembak di Jalan Raya Duduksampeyan karena mencoba melarikan diri. “Pelaku dikejar anggota mulai dari Tuban, Lamongan dan berakhir di Duduksampeyan, Gresik,” jelas AKBP Wahyu S Bintoro.

Sejumlah sumber yang dihimpun menyebutkan, Senin malam sekitar pukul 21.00, anggota Polsek Duduksampeyan menerima informasi dari Polres Lamongan. Mereka mengabarkan sedang melakukan pengejaran terhadap dump truk kecil dari arah Lamongan menuju Gresik. Dump truk itu dikemudikan oleh dua pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di Tuban.

Mendapat laporan, dua anggota Polsek Duduksampeyan Bripka Ariyanto dan Brigadir Pandu bergerak menuju putaran Timur Simpang Empat Jalan Raya Duduksampeyan. Kedua polisi ini kemudian menghentikan truk dan membuat formasi penghadangan.

Tak lama kemudian dari arah Barat terlihat truk nopol Nopol S 8679 HH melajut dengan kecepatan tinggi dan berjalan zig zag. Begitu mendekat, polisi sudah memberikan sinyal untuk menepi. Namun saat mendekati, ternyata kedua pelaku nyaris menabrak Brigadir Pandu.

Melihat truk buruan kabur, Bripka Ariyanto spontan meminta 3 truk ukuran besar untuk menghadang menutupi jalan. Upaya ini membuat kedua pelaku tidak bisa bergerak.

Namun kedua pelaku masih berusaha kabur dengan mencari celah. Saat itulah, beberapa anggota Reskrim Polres Lamongan yang mengejar pelaku mendekati dan memberikan tembakan peringatan. Dua polisi meminta turun, dua polisi lainnya berada di pinggir sopir.

“Karena pelaku tetap berusaha kabur, Aipda Supratono, anggota reskrim Polres Lamongan kemudian menembak truk mengenai kaca dan tembus ke dada bawah sebelah kanan Dedi Marihot Simanjuntak,” kata AKP Darsuki, Kapolsek Duduksampeyan.

Melihat rekannya tertembak, Sahat Maruli Siahaan yang berada di samping sopir memilih angkat tangan dan menyerahkan diri. Pelaku kemudian dibawa anggota Polres Lamongan untuk diperiksa. Sementara jasad Dedi Marihot dibawa ke rumah sakit untuk menjalani otopsi.

Aksi penembakan pelaku sempat menyita perhatian warga dan pengendara. Sekitar 1 jam terjadi kemacetan akibat kejadian ini. (sb/yud/ris/JPR/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...