Sistem Zonasi, 127 SD di Solo Kekurangan Murid

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SOLO – Sedikitnya terdapat 127 sekolah dasar (SD) di Kota Solo yang mengalami kekurangan murid. Jumlah tersebut separuh dari total SD yang ada di Solo yakni 254 SD.

Hal ini sebagaimana hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sesuai dengan data yang dimiliki Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo.

Kabid Pendidikan Dasar, Disdik Kota Solo Wahyono menjelaskan, pihaknya sudah menerima banyak laporan terkait SD yang kekurangan murid. Berdasarkan laporan tersebut, ada sekolah yang hanya memiliki siswa enam orang dan bahkan yang sampai tidak ada siswanya.

“Untuk jumlah rombongan belajar (rombel) itu minimal 20 murid untuk setiap kelas dan maksimalnya 28 murid. Tetapi pada kenyataannya masih ada sekolah yang tidak ada muridnya atau yang di bawah 20 murid,” terangnya, Selasa (24/7).

Menanggapi minimnya jumlah murid tersebut, Wahyono pun memberikan kebijakan, agar siswa yang belum mendapatkan sekolah bisa mengisi ke SD yang mengalami kekurangan murid. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan, SD yang mengalami kekurangan murid bisa memenuhi jumlah rombel sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung.

Wahyono menambahkan, banyaknya sekolah yang kekurangan murid ini salah satunya disebabkan karena banyak orang tua siswa yang belum memahami mengenai sistem zonasi yang diberlakukan. Selain itu, banyak juga orang tua yang enggan mendaftarkan anaknya ke sekolah yang sesuai dengan zonasinya.

“Masih banyak orang tua yang tidak mendaftarkan anaknya dengan sistem online, karena merasa ribet atau sulit. Itulah yang kemudian membuat banyak orang tua mendaftarkan anaknya secara online,” ucapnya. (apl/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...