Ternyata, Demokrat Sudah Siapkan Sanksi Sebelum TGB Mundur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) telah resmi meninggalkan Partai Demokrat. Keputusan itu diambil setelah ia mendeklarasikan dukungan untukJoko Widodo (Jokowi). Sementara partainya belum mengambil sikap politik.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, sebelum TGB memutuskan mundur, partai sebetulnya telah menyiapkan sanksi atas ulah mantan kadernya itu.

Alumnus Al Azhar Kairo Mesir itu dianggap mendahului keputusan partai sehingga layak diberi sanksi. Namun, hukuman urung diberikan oleh Demokrat karena TGB sudah lebih dulu mengajukan pengunduran diri.

“Kenapa TGB disanksi? Dia disanksi bukan karena mendukung Jokowi. Tapi karena mendahului keputusan partai. Tapi, sebelum diminta klarifikasi, beliau sudah menyatakan mundur. Jadi, tidak ada sanksi,” ujar Ferdinand di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).

Ferdinand menuturkan, seharusnya TGB tidak melangkahi keputusan partai. Jika memang ia mendukung Jokowi, seharusnya langkah itu diperjuangkan di dalam internal partai, untuk dimusyawarahkan oleh majelis tinggi partai.

“Tidak ada sanksi sepanjang demokrasinya di internal,” sambungnya.

Sementara itu surat pengunduran diri TGB sudah masuk ke Demokrat. Surat tersebut diterima beberapa waktu lalu oleh Dewan Kehormatan partai berlambang bintang mercy itu.

“Surat pengunduran diri (TGB) kemarin sudah diterima lewat Dewan Kehormatan Partai,” pungkasnya. (sat/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...