Warga Tidak Rela JPO Bunderan HI Dihancurkan Anies

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Bundaran HI, Jakarta Pusat direncanakan akan dirobohkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dengan alasan jembatan menggangu estetika kawasan tersebut.

Namun hal ini disayangkan oleh para pejalan kaki yang memakai JPO ini untuk beraktivitas. Banyak yang beranggapan tidak terganggu atas adanya JPO di dekat monumen Selamat Datang.

Salah satunya pegawai swasta, Doni yang bekerja di kawasan Bundaran HI. Dirinya merasa keberatan jika JPO harus diruntuhkan karena selama ini cukup membantu dalam hal penyebrangan.

“Nggak setuju, ya saya kan biasa pakai ini jembatan buat jalan setelah dari busway. Jangan dirobohkan, banyak loh yang pakai sayang banget,” tuturnya saat ditemui di JPO Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).

Begitupula dengan siswi SMK Media Informatika, Nindi yang merasa kebingungan akan menyebrang dimana jika JPO tersebut dirubuhkan. Terlebih, dirinya sering menggunakan Transjakarta dalam perjalanannya menuju sekolah.

“Hah? Iya mau dirubuhin? Baru tahu aku, nggak setuju. Setiap hari pakai Transjakarta, terus lewatin Jembatan sama teman aku juga, kalau boleh saran dibatalin pak Anies, banyak yang nggak setuju pasti. Ntar di demo loh,” candanya.

Sebelumnya, Anies sempat mengatakan JPO akan dirubuhkan lantaran dianggap menggangu pemandangan dari Monumen Selamat Datang. Tujuannya, agar saat Asian Games 2018 berlangsung, baik atlet maupun wisatawan bisa melihat tugu yang dibangun sejak Asian Games tahun 1962 lalu itu.

“Jembatan penyeberangan yang sekarang masih ada di dekat Bundaran Hotel Indonesia akan kita turunkan (robohkan),” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung Le Meridien, Jakarta Pusat, Minggu. (rgm/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...