Permohonannya Ditolak Jaksa KPK, Anas Tantang Jaksa Sumpah Mubahalah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Terpidana kasus korupsi proyek wisma atlet Hambalang Anas Urbaningrum meminta jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan sumpah mubahalah (kutukan). Mantan ketua umum Demokrat itu meyakini sampai saat ini tidak menerima aliran dana dan hadiah dari proyek tersebut.

“Mari kita lakukan sumpah kutukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kalau dia salah dia yang akan mendapat kutukan dari Allah,” kata Anas menanggapi penolakan permohonan Peninjaun Kembali (PK) jaksa KPK di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini menuturkan, perkara hukum yang melilitnya tersebut merupakan perkara dunia akhirat. Anas pun mengetahui bahwa tidak ada aturan hukum yang mengatur soal sumpah mubahalah dalam sebuah persidangan.

“Kami tahu tidak ada yang mengatur itu (sumpah mubahalal), tapi juga tidak ada yang menentang,” tegas Anas.

Menanggapi permintaan Anas, jaksa KPK Ahmad Burhanuddin enggan mengamini permintaan soal sumpah mubahalah tersebut. Dia malah berpendapat jika kesaksian jaksa akan dipertanggungjawabkan di Padang Mahsyar.

“Kami sebagai jaksa telah disumpah, kalau Pak Anas tidak puas, kita bertemu di padang mahsyar,” ucap jaksa.

Pasalnya, diakui Burhanuddin, perkara hukum yang melilit Anas telah dibuktikan pada sidang tingkat pertama, pengadilan tinggi hingga kasasi. Sehingga jaksa meminta agar majelis hakim tidak mengamini permintaan PK Anas.

“Majelis hakim sangat baik hari ini karena telah membuka sidang PK ini, sebaiknya segera menyudahi sidang ini,” tutur jaksa menandaskan.

Sebelumnya, jaksa KPK menolak permohonan PK Anas Urbaningrum. Jaksa menilai tidak ada novum baru dalam pengajuaan PK mantan politikus Demokrat tersebut.

“Menolak seluruh alasan permohonan PK. Kami mohon majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak seluruh alasan PK dari Anas Urbaningrum,” jelas jaksa Ahmad Burhanuddin. (rdw/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...