Tim Transisi Prof Andalan Minta Pj Gubernur Tak Lakukan Lelang Jabatan, Ini Pertimbangannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Gubernur terpilih Nurdin Abdullah (NA) melalui tim transisinya, meminta agar Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, tidak melakukan lelang jabatan untuk mengisi kekosongan jabatan Eselon II di lingkup Pemprov Sulsel.Begitupun dengan lelang jabatan untuk penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi defenitif, yang saat ini dijabat Pelaksana Tugas Tautoto Tanaranggina.Salah satu anggota tim transisi Prof Andalan, Jayadi Nas, mengatakan, Penjabat Gubernur Sumarsono harus menghargai NA sebagai gubernur terpilih. Mutasi dan lelang jabatan bukanlah solusi, apalagi ketika lelang jabatan tidak sesuai dengan keinginan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih.“Prof Nurdin Abdullah ini karakternya memilih orang yang mau bekerja dan hasilnya kelihatan. Ganti orang itu bukan solusi, tapi solusi itu adalah siapa yang layak dan mau bekerja,” kata Jayadi, Selasa (25/7).Etikanya, kata Jayadi, masalah lelang jabatan atau mutasi harus diserahkan ke NA. Apalagi, yang akan menjabat selama lima tahun ke depan adalah NA, bukan Sumarsono.“Penjabat Gubernur harus memberikan ruang untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih, untuk memilih pejabat pemprov yang berkompeten, karena mereka yang lebih memahami visi dan misinya. Mereka yang mau kerja ke depannya,” tegasnya.Sementara, Sumarsono seharusnya bertemu dengan NA untuk mendiskusikan persoalan mutasi dan lelang jabatan yang akan dibuka, kemarin. Namun pertemuan tersebut batal, dan Sumarsono terpaksa kembali menunda kepastian pengangkatan jabatan Eselon II dan rencana lelang jabatan Sekda Provinsi Sulsel.

  • Bagikan