Bekasi Beraksi, Dukungan SAMIJO ke Jokowi Makin Menggurita

0 Komentar

BEKASI – Support kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 semakin menggurita. Kini dukungan dialirkan Santri Militan Jokowi (SAMIJO) Kabupaten Bekasi. Sediktnya 10 pondok pesantren (ponpes) di Bekasi siap menjalankan aksi lebih besar. Rangkaiannya sudah dimulai Jumat (27/7).

SAMIJO Kabupaten Bekasi siap menggelar Dzikir-Doa Bersama untuk Indonesia dan Jokowi. Program ini akan digelar Sabtu (28/7). Lokasinya berada di Pondok Pesanten Al-Muhibbin, Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Tema besar dan menarik berupa ‘Doa dan Kerja untuk Indonesia’ pun diapungkan.

“Kami siap menggelar aksi. Hal ini sebagai wujud loyalitas SAMIJO kepada Indonesia dan Pak Jokowi. Secara khusus, diharapkan dengan kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini, Pak Jokowi tetap sehat. Lalu, melanjutkan kepemimpinan di periode kedua pada 2019 hingga 2024,” ungkap Koordinator SAMIJO Bekasi Muh Imam Sofyan, Jumat (27/7).

Membulatkan dukungan kepada Jokowi, aksi Dzikir-Doa Bersama akan digelar secara massif. Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 10 ponpes di wilayah Bekasi. Disinergikan lintas elemen dan latar belakang, agenda ini diyakini bisa mendatangkan minimal 2.000 jamaah. Sofyan menambahkan, koordinasi saat ini sudah dilakukan demi menggalang massa dalam jumlah besar.

“Koordinasi untuk agenda Dzikir-Doa Bersama sudah dilakukan. Sedikitnya 10 ponpes siap bergabung. Insya Allah, agenda ini akan dihadiri ribuan jamaah. Namun, kami memang sedikit modifikasi untuk tema agendanya,” lanjutnya lagi.

SAMIJO Bekasi memang memunculkan kata ‘Kerja’ dalam tema yang diusung. Dirangkai menjadi ‘Doa dan Kerja untuk Indonesia’, tema ini memiliki energi berbeda dari agenda di wilayah lain. Mereka pun ingin menegaskan motto yang selalu dilontarkan Jokowi, “Kerja, Kerja, Kerja”. Sofyan menerangkan lagi bila SAMIJO selalu mendukung etos kerja yang diusung oleh Jokowi.

“Etos kerja yang selalu dilontarkan dan dijalankan oleh Pak Jokowi sangat bagus. Hal itu tentu sangat menginspirasi. Jadi, tidak hanya dilontarkan, tapi benar-benar dijalankan. Buktinya sudah bisa dilihat di mana-mana. Pak Jokowi ini juga masih ‘blusukan’ ke daerah untuk memantau dan melihat lagsung dari dekat keseharian rakyatnya. Perbaikan langsung dilakukan bila ada sesuatu yang kurang,” kata Sofyan.

Melakukan reformasi diseluruh bidang, inflasi 0,77 berhasil ditekan pada awal pemerintahan Jokowi. Pada September 2017, inflasi ditekan pada 3,72. Nilai investasi di 2017 pun mencapai USD929 Juta. Lalu, bandingkan dengan investasi USD602 Juta yang masuk pada 2013. Warisan hutang dari pemerintahan sebelumnya sebesar Rp293 Triliun pun sukses dilunasi hanya dalam waktu 9 bulan.

Rekor besar investasi juga tercipta, angkanya mencapai Rp400 triliun. Durasinya dalam kurun waktu 9 bulan. Sampai 2017, Jokowi pun mampu membuka 3,4 juta lapangan pekerjaan. Secara fisik, aksesibilitas memang mengalami peningkatan signifikan. Darat, laut, dan udara sama-sama tumbuh pesat. Terkait kebijakan energi, Jokowi juga membangun sumber pembangkit listrik baru.

“Tema dan kegiatan Dzikir-Doa Bersama ini menjadi simbol nyata bagaimana Pak Jokowi bisa berhasil membangun Indonesia. Jargon ‘Kerja, Kerja, Kerja’ benar-benar dijalankan. Kami ingin keberhaslan ini terus dilanjutkan lagi di eriode ke dua. Agar Indonesia semakin adil dan makmur,” tegas Sofyan lagi.

Terinspirasi Jokowi, SAMIJO Bekasi pun melakukan aksi nyata. Mereka lalu menurunkan 100 santri untuk membersihkan 20 Masjid di wilayah Bekasi. Menjadi satu rangkaian dengan Dzikir-Doa Bersama, aksi sosial bersih-bersih Masjid sudah dilakukan pada Jumat (27/7). Beberapa Masjid yang dibersihkan, diantaranya Masjid Jami Qurotul Ibad Kampung Sagak dan Masjid Nurul Islam Kampung Elo.

Ada juga Masjid Nurul Hasanah Desa Karang Sentos, Masjid Darul Azhar Desa Muktiwari, Masjid Al Makmur Desa Kalijaya, dan Masjid Nurul Hasanah Desa Karang Asih. Dibersihkan juga Masjid Nurul Hikmah Desa Sukadanau, Masjid Assa’adah Desa Jayalaksana, dan Masjid An-Nur Desa Sukaresmi. Lalu, ada Masjid Nurul Ikhsan Desa Cipayung, Masjid Al-Ubudiyah Desa Sumber Reja, dan banyak lagi.

“Aksi peduli lingkungan ini menjadi bukti komitmen SAMIJO. Kami bukanhanya berwacana, tapi ada aksi riil di situ. Kerja bakti menjadi harmonisasi dari spirit ke-Islaman yang dibangun dalam nuansa kebangsaan. Kita boleh berebda pandangan, tapi jangan sampai terpecah belah,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...