Idrus Marham Dicecar 20 Pertanyaan Tentang Suap PLTU Riau

Jumat, 27 Juli 2018 - 05:09 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Menteri Sosial, Idrus Marham, menjalani pemeriksaan 9 jam lamanya. Pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan kedua yang dijalani Idrus terkait suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

“Secara keseluruhan ada sekitar hampir 20 pertanyaan (penyidik),” ujar Idrus usai pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/7).

Mantan Sekjen Partai Golkar ini mengatakan dirinya menjelaskan segala pengetahuannya terkait kasus suap yang menyeret Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang juga politisi Golkar Eni Maulani Saragih ini kepada penyidik. KPK sudah menetapkan Eni sebagai tersangka penerima suap, adapun Johannes Kotjo sebagai pemberi suap.

“Dan semuanya sudah saya jelaskan, seperti yang ditanyakan penyidik, sesuai apa yang saya ketahui terkait dengan tersangka baik saudara Eni Saragih dan Johannes Kotjo,” kata Idrus.

Idrus disebut-sebut menerima aliran dana yang diambil dari fee proyek pembangunan PLTU Riau-1. Berdasarkan CCTV yang disita KPK, Idrus terekam melakukan pertemuan dengan Eni, Kotjo dan Dirut PLN Sofyan Basir. Dua hal inilah diantara pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Idrus.

Selain Idrus, KPK hari ini memanggil Direktur Operasional PT. Pembangkit Jawa Bali Investasi (PT. PJBI) Dwi Hartono, Direktur Keuangan PT. PJBI Amir Faisal, dan Corporate Secretary PT. PJBI Lusiana Ester. Mereka diperiksa sebagai saksi.(dem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.