Jaksa Geledah Dokumen Perjalan Dinas Fiktif Anggota Dewan


FAJAR.CO.ID, MEMPAWAH- Tujuh jam Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah menggeledah ruangan di kantor DPRD Mempawah, Kamis (19/7) lalu. Ada 87 dokumen diamankan. Diberitakan Rakyat Kalbar, penggeledahan dilakukan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Hary Wibowo, Kasi Intelejen Rustamadji serta beberapa jaksa penyidik Pidsus dan staf Kejari Mempawah.Terpantau yang digeledah yakni Ruang Arsip serta Ruang Bagian Perencanan dan Keuangan Kesekretariatan DPRD Mempawah. Penggeledahan dilakukan lantaran adanya perjalanan dinas anggota DPRD Mempawah tahun anggaran 2012-2014 yang diduga fiktif. Pengeledahan dibantu anggota Polres Mempawah bersenjata lengkap.Dikonfirmasi Rakyat Kalbar, Kepala Kejari Mempawah, Dwi Agus Arfianto membenarkan penggeledahan yang dilakukan pihaknya kemarin. “Dari hasil penggeledahan, kita berhasil mengamankan dokumen-dokumen terkait, sebanyak 87 item perjalanan dinas,” ungkapnya, Jumat sore (20/7).Ia mengatakan, berkas-berkas dugaan adanya perjalanan dinas fiktif yang telah diamankan tersebut akan dilakukan pengarsipan dan invenstarisir terlebih dahulu. Supaya lebih memudahkan dalam pengecekan. “Setelah dokumen kita arsipkan dan inventarisir, akan kita kirim ke BPK Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya,” paparnya.Berdasarkan laporan keuangan dewan yang tercantum dalam LHP dilakukan pemeriksaan BPK Perwakilan Kalbar sebelumnya, dugaan kerugian negara sebesar Rp3,5 miliar. “Kalau saat ini belum ada nilai kerugian yang bisa kita tafsir,” sebutnya.Dokumen-dokumen yang telah disita selanjutkan akan diteruskan di BPK RI di Jakarta. “Angka Rp3,5 miliar itu masih akan diuji BPK untuk nilai pastinya,” jelasnya.  “Nanti kalau ada kabar lebih lanjut, kita akan mengundang kawan-kawan wartawan untuk menerangkan kelanjutannya,” timpal Dwi.

Komentar

Loading...