Tak Hanya Uang Belanda, Warga Juga Temukan Uang Negara di Bone

Jumat, 27 Juli 2018 - 07:05 WIB
FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Beberapa orang warga kini menjadi pemilik uang kuno yang sempat disimpan Nenek Lami (60). Kata Kepala Desa Ulu Balang Haeril Kacong, uang itu telah tersebar ke tangan-tangan warga yang menjadi kerabat atau sanak famili terdekatnya.
“Iya, tidak terkumpul semuanya lagi. Soalnya sudah dibagi-bagi sama keluarganya, dianggap sebagai salah satu warisan (almarhumah) Nenek Lami. Saya tidak bisa melarang juga,” ungkap mantan anggota dewan ini saat ditemui di kediamannya, Kamis, 26 Juli.
Ia sendiri hanya memegang tujuh lembar uang antik itu. Ketujuh lembaran uang itu hanya ada dua jenis, yakni pecahan 2,5 Gulden dan dan 1 Gulden. Keluaran De Javasche Bank. Masing-masing tertulis ejaan huruf tempo dulu dengan label tanda tangan presiden dan sekretaris.
Selain keluaran Belanda, uang jenis lain juga dipegang warga. Ada uang yang dikeluarkan oleh De Japansche Regeering. Tulisan dan labelnya lebih condong full berbahasa Belanda. Salah satunya pecahan 5 Gulden yang berwarna hijau dan berbingkai daun-daun tanaman.
Jumlah uang-uang semacam itu mencapai ratusan lembar. Sayangnya, masing-masing orang sudah menyimpannya. Alasannya, iming-iming kolektor bakal meminati uang peninggalan zaman Belanda dan Jepang itu. (mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.