Tergiur Blue Safir Srilangka, Zukarnaen Kehilangan Rp40 Juta

Jumat, 27 Juli 2018 - 02:47 WIB

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Hobi atau mengoleksi barang boleh saja. Tapi harus teliti dan waspada. Karena banyak barang yang menyerupai asli, tapi palsu. Seperti yang dialami Zulkarnaen Siregar, warga Jalan Cendana IV, Kelurahan Darat Sekip, Pontianak Kota ini.

Zul, menjadi korban penipuan batu permata. Ia mengalami kerugian sebesar Rp40 juta. Pelakunya orang yang dikenal pula. Beruntung, kasus ini segera terungkap oleh Polresta Pontianak. Kini pelaku atas nama Suyodi, 27, warga Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara itu, sudah dijebloskan ke penjara karena ulahnya. Dia ditangkap pada Jumat 20 Juli 2018 sekira pukul 21.00 Wib. Sehari setelah korban membuat laporan.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli menerangkan, kejadian berawal saat Suyodi menawarkan satu batu permata jenis Blue Safir Srilanka kepada korban, di kediamannya, April 2018. Kepada korban, Suyodi mengatakan bahwa pemilik batu permata tersebut sedang membutuhkan uang.

“Pelaku pun meyakinkan korban bahwa batu permata itu ada sertifikatnya. Namun masih dicari karena pemilik batu permata lupa menyimpannya,” jelas Husni kepada sejumlah wartawan, Sabtu (21/7).

Karena merasa yakin dan percaya dengan Suyodi, korban kemudian membayar batu permata tersebut seharga Rp40 juta. Sesuai yang ditawarkan Suyodi. Waktu berlalu, sertifikat pun tak kunjung tiba. “Setelah korban menagih sertifikat batu permata itu, pelaku mengatakan bahwa sertifikat telah hilang,” ujar Husni.

Korban masih sabar dan mencoba mencari solusi lain. Korban kemudian membuat sertifikat batu permata tersebut. Setelah sertifikatnya jadi, ternyata batu permata yang dibeli dari Suyodi itu bukan jenis Blue Safir Srilanka, melainkan jenis Safir Tanzania yang harganya jauh lebih murah. “Akibatnya, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Korban langsung melapor ke kita,” terang Husni.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota Jatanras Sat Reskrim melakukan penyelidikan terhadap keberadaan diduga pelaku. “Anggota mengetahui pelaku ada di sekitar Jalan Cendana. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta untuk proses lebih lanjut,” jelas Husni.

Kini, Suyodi masih menjalani pemeriksaan. Sambil diperiksa, dia ditahan di Rutan Polresta. Dia dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan. (oxa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.