Diterjang Ombak, Jogging Track di Padanggalak Hancur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Paving sepanjang joging track di Pantai Padanggalak rusak. Ini merupakan akibat dari terjangan gelombang laut yang pasang sejak beberapa hari lalu. Sekitar dua kilometer joging track tersebut hanya tinggal dasarnya saja berbahan semen.

Salah seorang warga yang berjualan di sana, Nyoman Muliani mengungkapkan, joging track itu biasanya digunakan warga untuk beraktivitas olahraga.

“Biasanya pagi dan sore pasti ada saja yang olahraga di sini. Karena dampak gelombang besar kemarin, sampai saat ini masih sepi,” jelasnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) di Denpasar Jumat kemarin (27/7) sembari menunjukkan lokasi paving yang rusak.

Menurut Muliani, paving tidak bisa menahan hantaman air laut yang pasang, sehingga membuat hancurnya lintasan olahraga itu. Sejauh ini, lanjutnya, belum ada petugas yang membersihkan dan memperbaiki serakan paving tersebut.

“Ini pavingnya berserakan karena diterjang ombak. Bahkan ini tumben ombaknya besar sekali. Dari timur sampai ke barat pavingnya hancur. Sampai saat ini belum ada yang datang untuk membersihkannya,” jelas Muliani.

Bukan hanya di Padang Galak saja, warga lainnya yakni Wayan Mendra yang tinggal di pesisir Pantai Matahari Terbit juga mengungkapkan hal yang sama. Pasca terjadinya gelombang tinggi di kawasan pesisir Sanur, batu karang juga sampai naik ke dararan. Bahkan, jalan paving yang ada di sebelah utara pantai matahari terbit juga rusak.

“Ini saja dibersihkan oleh warga sini. Sisa-sisa dari ombak besar kemarin, batu karang semua naik, paping sangat berantakan dan pecahannya, saking keras ombak yang menerjang,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar, yang juga Asisten II Setda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimy Sidarta saat belum bisa dikonfirmasi.  Beberapa kali dihubungi, dan terdengar hanya nada untuk meninggalkan pesan saja.

(bx/bay/ade/yes/JPR/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...