Ini Pendatang Baru Orang Terkaya Se-Indonesia, Bos Gojek Salah Satunya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Baru-baru ini Globe Asia merilis daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Untuk urutan lima atau sepuluh teratas masih dimiliki oleh pemain lama di lingkaran konglomerat dalam negeri. Menariknya, ada enam pemain baru yang menempati urutan orang super tajir di Indonesia. Lima diantaranya merupakan mereka yang bermain di bisnis teknologi. Siapa saja?

 

  1. Nadiem Makarim

Meski baru berusia 33 tahun, Nadiem Makarim berada di urutan 150 deretan orang paling tajir di Indonesia dengan jumlah kekayaan USD 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun. Bisnis pria lulusan University of Harvard ini moncer lewat nama besar Gojek Indonesia yang berawal dari bisnis transportasi online.

Namun saat ini, Gojek merambah sebagai aplikasi yang bisa menyediakan berbagai macam hal seperti antar makanan, pijat, beli pulsa, beli tiket, dan lain-lain. Gojek pun kini tengah berniat untuk melebarkan sayap hingga ke empat negara Asia Tenggara, yakni Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

 

  1. Achmad Zakiy

Sama dengan Nadiem, Zakiy merupakan CEO Bukalapak yang merupakan toko jual beli online. Bukalapak adalah start up sudah dinobatkan menjadi Unicorn saat ini. Zakiy yang lulusan ITB ini berusia dua tahun lebih muda dari Nadiem.

Meski baru berusia 31 tahun, kekayaan Zakiy telah mencapai USD 105 juta atau setara Rp 1,5 triliun. Bukalapak terkenal dengan iklan-iklannya yang nyentrik dan out of the box. Bukalapak memiliki model bisnis to bisnis antara pelapak dan pembeli.

 

  1. William Tanuwijaya

Masih dalam lini bisnis yang sama, William adalah CEO Tokopedia. Kekayaan William ditaksir mencapai USD 130 juta atau setara Rp 1,8 triliun. Kejayaan Tokopedia bertambah ketika Unicorn asal Tiongkok Alibaba menyuntik dana sebesar Rp 14 triliun.

Wiliam mengaku meski sudah disuntik dana, namun porsi saham Alibaba di Tokopedia adalah saham minoritas. Dengan dikucurkannya investasi sebesar lebih dari Rp 14 triliun itu, William menuturkan akan menggunakannya untuk membangun pusat riset Tokopedia yang diyakini akan lebih besar dan terbaik di Asia Tenggara.

 

  1. Ferry Unardi

Pendatang baru nomor 3 berasal dari bisnis start up penjualan tiket transportasi, hotel dan wisata Traveloka. Kekayaan Ferry ditaksir Globe Asia mencapai USD 145 juta atau Rp 2 triliun. Sama dengan Nadiem, Ferry juga pernah melanjutkan sekolah ke Sekolah Bisnis Harvard namun ia drop out untuk fokus pada start up yang dibangunnya.

 

  1. Patrick Waluyo

Patrick Waluyo yang memiliki kekayaan hingga USD 200 juta atau Rp 2,8 triliun tidak menekuni bisnis start up. Usaha Pria berumur 35 tahun ini bergerak di bidang private equity. Dia adalah Co-Founder Northstar Group.

Northstar Group adalah perusahaan pengelola dana (private equity firm) dengan aset kelolaan senilai US$2 miliar (Rp 26,66 triliun) dan investasi lebih dari USD 2,8 miliar di Asia Tenggara.

Di Indonesia, investasi Northstar meliputi Bank BTPN, BFI Finance, hingga PT Dunia Makmur Jaya yang mengoperasikan franchise roti Jepang yakni BreadLife yang beroperasi di 55 gerai di 14 kota Indonesia.

 

  1. Stefanus Lo dan Keluarga

Terdapat nama baru yang menduduki posisi nomor 87 dari 150 orang paling tajir se-Indonesia. Adalah Stefanus Lo (50) dan keluarga. Diketahui jumlah harta kekayaan Setafus dan keluarganya mencapai USD 465 juta atau Rp 6,7 triliun.

Dia menjalankan jaringan toko perhiasan kelas atas di bawah bisnis keluarga dengan brand Frank&Co atau PT Central Mega Kencana (CMK), yang dimulai sebagai sebuah toko kecil, Toko Mas Central, yang didirikan oleh ayahnya Kurniawan Lo di Senen, Jakarta Pusat, pada tahun 1970.

Setelah bertahun-tahun lamanya, ia mengubahnya menjadi bisnis perhiasan berlian terbesar di Indonesia. Dengan 54 toko nasional, perusahaan ini telah melaporkan kinerja keuangan yang luar biasa dan mengakumulasi ekuitas merek yang luar biasa selama lima tahun terakhir.

(uji/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...