Ini Cara Bertahan Hidup Warga Jepang Selama Serangan Gelombang Panas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Gelombang panas di Jepang tahun ini sangat mematikan karena telah menewaskan lebih dari 30 orang. Membuat lebih dari 10 ribu orang dilarikan ke rumah sakit sejak 9 Juli karena kelelahan dan sengatan panas ekstrim.

Japan Times melaporkan, cuaca ekstrim terus memanaskan Jepang minggu ini dengan banyak kota memiliki suhu yang sangat tinggi. Untuk menjaga diri dari sengatan gelombang panas terdapat panduan bertahan hidup survive dari gelombang panas.

Cara bertahan hidup nomor satu adalah menghindari paparan suhu panas yang sangat tinggi secara tiba-tiba. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, penyakit yang berhubungan dengan panas disebabkan oleh kegagalan fungsi tubuh untuk melakukan pendinginan karena berkurangnya keringat dan aliran darah.

Tanda-tanda awal penyakit yang berhubungan dengan panas termasuk pusing, wajah memerah, sakit, dan kram otot, dan mual. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang lebih serius seperti disorientasi dan koma.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang merekomendasikan warga mengenakan pakaian ringan, dan tinggal di tempat teduh ketika keluar. Ini juga mendorong orang untuk tetap terhidrasi dengan minum banyak air dan mengonsumsi natrium.

Dalam kasus dehidrasi, terapi rehidrasi oral atau perawatan yang terdiri dari larutan yang didasarkan pada garam dan gula yang diambil secara oral dapat bermanfaat sebagai obat darurat. Jika solusi seperti itu tidak dapat ditemukan di toko swalayan, itu dapat dilakukan di rumah dengan mencampur satu liter air bersih, enam sendok teh gula, dan setengah sendok teh garam.

Untuk menghindari terjadi penyakit akibat gelombang panas seperti heat stroke dan kelelahan maka segala jenis latihan atau olahraga outdoor harus dilarang. Warga sementara harus menghindari olahraga dan berbagai kegiatan outdoor yang menguras keringat. (ina/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...