Korban Tewas Akibat Gempa NTB sudah 16 Orang, Termasuk Pendaki Asal Makassar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LOMBOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi 6,4 pada Skala Richter (SR) di Pulau Lombok hingga Minggu (29/7) malam pukul 20.00 Wita mencapai 16 orang.”Jumlah korban meninggal dunia yang dilaporkan hingga pukul 20.00 WITA sebanyak 16 orang,” kata Kepala BPBD NTB H Mohammad Rum, ketika dihubungi di Mataram, Minggu malam.Korban meninggal dunia di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, sebanyak sembilan orang, yakni Papuk Bambang (60), Zahra (3), Adiatul Aini (27), Herniati 35), Firdaus (7), Mapatul Akherah (7), Baiq Nila Wati (19), Herli (9), dan Fatmirani (27). Sedangkan di Kecamatan Sembalun, atas nama Inak Marah (80).Sementara korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak empat orang, yakni Juniarto (8), Rusdin (34), Sandi (20), dan Nutranep (13).Ada juga dua orang wisatawan meninggal dunia, yakni Siti Nur Ismawida (30), warga Malaysia yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tembok rumah warga Sembalun tempatnya menginap. Selain itu, Muhammad Ainul Muksin, asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang tewas tertimpa material longsor di jalur pendakian Gunung Rinjani.Jenazah pendaki tersebut masih belum bisa dievakuasi dari atas gunung karena jalur pendakian tertutup material longsor.”Untuk proses evakuasinya, silakan hubungi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram,” ucap Rum.

  • Bagikan