Puluhan Ribu KK di Gowa Segera Terima Bansos Rastra

Minggu, 29 Juli 2018 - 17:28 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA — Penyaluran beras sejahtera (rastra) mulai dilakukan secara merata di Kabupaten Gowa. Tercatat, sebanyak 32.195 Kepala Keluarga (KK) yang berada di 18 kecamatan akan menerima bantuan sosial ini.

Jumat (27/7/2018) lalu, kecamatan yang sudah tiba pendistribusian jatah rastranya yakni Kecamatan Pallangga. Diantaranya yakni Desa Toddotoa dan Desa Kampili.

Untuk di Toddotoa, armada pengangkutan yang memuat 4.470 Kg dengan isi 10 Kg per karung ini tiba di Toddotoa dan disimpan di aula kantor desa setempat.

Bripka Anwar berharap dalam pendistribusian Bansos Rastra tidak terjadi penyimpangan atau penyelewengan ataupun yang lain yang dapat merugikan rakyat dan melanggar hukum.

“Kami terjun langsung menghitung jumlah beras perkarungnya sesuai nota yang ada. Apabila dalam pendistribusian bansos ini terjadi penyimpangan maka kami tidak segan-segan mengambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Bripka Anwar.

Sebelumnya jatah Desa Kampili, tiba lebih dulu pada pukul 17.15 Wita. Jatah untuk Mei, Juni dan Juli 2018 ini telah disalurkan sebanyak 8.460 Kg atau rincinya 846 karung dengan isi 10 Kg per karung.

“Kami akan lakukan penindakan terhadap siapa saja yang melakukan penyimpanan atau penggelapan menyangkut Pendistribusian Bansos Rastra 2018 sesuai arahan dan kebijakan pemerintah untuk kami laporkan ke pimpinan saya guna ditindak lanjuti sesuai laporan atau temuan yang kami dapati.” Tegas Bhabinkamtibmas Kampili, Brigpol Fadly.

Pada tahun ini program bansos rastra ditangani Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol selaku Sekretaris Tim Koordinasi Kabupaten Gowa dan Muchlis (Sekretaris Kabupaten Gowa) sebagai ketua tim.

Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol mengatakan, saat ini rastra yang sedang tersalur yakni rastra untuk Mei, Juni dan Juli. Penyaluran sudah berlangsung selama sepekan dan tahap pertama dilakukan untuk wilayaj dataran rendah.

Dikatakan Syamsuddin Bidol untuk dataran rendah selain Kecamatan Pallangga juga sudah tersalurkan untuk Kecamatan Bajeng dan Bajeng Barat. Kemudian menyusul Kecamatan Pattallassang.

Diakui Syamsuddin Bidol, masih ada beras sejahtera yang belum tersalurkan yakni jatah April. Hal itu terjadi karena adanya masalah di Satker Dolog Makassar dan sudah ditangani Polres Gowa.

Berdasarkan SOP (standar operasional pelayanan), jelas Syamsudin Bidol, pihak Pemkab Gowa bekerjasama dengan pihak Dolog melakukan perencanaan jadwal. Setelah jadwal ditandatangani itu menjadi rujukan dari pengantar beras dan menjadi acuan bagi camat dan lurah, terkait jadwal kedatangan beras tersebut.

“Ketika beras telah diturunkan pada Januari, Februari, Maret itu sudah sampai, begitupun dengan Mei, Juni, Juli yang saat ini sedang berproses, namun Aprilnya yang bermasalah karena berasnya belum sampai sebagian,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi terkait adanya masalah penyaluran rastra yang telah ditangani pihaknya mengatakan, apabila terjadi penyelewengan dalam penyaluran bansos rastra yang dilakukan oknum-oknum tertentu atau dalam hal ini aparat desa setempat yang memanfaatkan situasi, maka akan ditangkap dan diproses hukum sesuai aturan hukum berlaku.

“Penyelewengan bansos rastra tidak boleh dibiarkan karena sudah menjadi perbuatan kriminal dan sangat merugikan rakyat yang membutuhkannya,” tandas Kapolres Shinto sembari menginstruksi para Bhabinkamtibmas di desa-desa agar melakukan pemantauan setiap pendistribusian bansos. (sar/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.