Rumah Kepala Inspektorat Kota Palangkaraya Dilempari Bom Molotov

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PALANGKARAYA – Rumah pribadi Kepala Inspektorat Kota Palangkaraya Alman Pakpahan menjadi sasaran aksi teror. Pada Sabtu (28/7) dini hari, rumah yang terletak di Jalan Hiu Putih X Blok C tersebut dilempari bom molotov.

Botol yang berisi bahan bakar minyak dan diberi sumbu, dibakar, lalu dilemparkan saat seisi rumah sedang terlelap. Alman mengatakan, sebelum kejadian, ia sempat duduk di teras rumah sekitar 01.30 wib.

“Nah, tidak lama masuk ke dalam kamar, sekitar jam 02.30 wib keponakan saya teriak-teriak dan menggedor kamar dan mengatakan di depan ada api. Setelah dicek, benar,” katanya dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Minggu (29/7).

Alman menduga, kejadian ini sudah direncanakan. Sebab, berdasarkan informasi tetangganya, Gatot, ada seseorang yang mencari alamat dan selalu mengelilingi daerah tersebut.

“Saat kejadian saya langsung mencari pelaku dan mengitari rumah, namun tidak ditemukan tanda-tanda pelaku. Tetapi tidak lama berselang, ada pemuda lewat depan rumah dan balik lagi,” imbuhnya.

Orang tersebut langsung dicegat. Namun, saat ditanya keperluannya, yang bersangkutan langsung melarikan diri.

“Orang yang diduga pelaku mengendarai sepeda motor bebek yang sudah dimodifikasi, sama dengan keterangan Pak Gatot, tetangga saya sendiri,” katanya.

Eben, saksi mata yang pertama melihat api dari bom molotov itu mengatakan, pada sekitar 02.30 wib sempat terdengar pecahan kaca di teras rumah. Kemudian terlihat api yang cukup besar membakar tiang teras.

“Setelah melihat api tersebut saya berinisiatif untuk membangunkan paman saya,” ujar keponakan Alman tersebut.

Atas peristiwa yang dialaminya itu, Alman langsung membuat laporan ke polisi guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum teror bom molotov ini, Alman juga sempat beberapa kali mendapatkan pesan pendek bernada ancaman.

Saat itu dia tengah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Palangkaraya. Pengirim pesan singkat tersebut tak dapat dihubungi lantaran nomornya sudah tidak aktif lagi. (jpg/est/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...