Saat Rumah Kosong, SM Lansung Setubuhi Pacarnya yang Masih SMP

Minggu, 29 Juli 2018 - 17:01 WIB
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, SAMBOJA–Aksi persetubuhan yang dilakukan pelajar kembali terjadi. Pelajar SMP berinisial JAS (14), warga Kelurahan Sungai Merdeka, disetubuhi pelajar yang mengaku kekasihnya berinisial SM (17). Tersangka yang masih duduk di bangku SMA itu rupanya tak lagi bisa menahan syahwatnya ketika mengetahui korban sedang seorang diri di rumah, Kamis (26/7).

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Samboja Iptu Reza Pratama menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di rumah korban di Jalan Karya Merdeka, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja. Saat itu, korban diketahui tengah seorang diri di rumah, orangtuanya bepergian.

Pada saat bersamaan, sekitar pukul 16.00 Wita, tersangka datang bertamu ke rumah korban. Dari pengakuan tersangka kepada polisi, dia menganggap korban seperti kekasihnya. Seolah tak paham tentang batasan hubungan dua lawan jenis yang belum menikah, tersangka lalu mengajak korban ke dalam kamar. Saat itulah, tersangka memaksa korban melakukan hubungan terlarang.

“Menurut pengakuan korban, dia dipaksa dan sempat menolak permintaan tersebut. Tapi ternyata tersangka lebih kuat,” ujar kapolsek. Kejadian tersebut sempat disembunyikan korban kepada orangtuanya. Namun, korban tak bisa lagi menyembunyikan peristiwa yang dia alami, ketika mengetahui alat vitalnya sakit saat buang air kecil. “Jadi kejadian tersebut baru ketahuan saat korban sakit ketika buang air kecil. Korban lalu menceritakan kejadian yang dia alami kepada orangtuanya,” tambah kapolsek.

Tak terima atas ulah tersangka, orangtua korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Samboja. Petugas yang melakukan penyelidikan, lalu mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan. Sementara itu, sejumlah barang bukti turut diamankan. Seperti pakaian dalam korban dan tersangka, ikat pinggang, serta pakaian korban dan tersangka.

Karena ulahnya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 76 D juncto 76 E Pasal 82, Undang-Undang 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman hingga di atas 10 tahun penjara. (qi/iza/k8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.