Rumah Bawah Tanah yang Menakjubkan di Armenia Dikunjungi Banyak Wisatawan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Sebuah rumah di Armenia untuk beberapa tahun terakhir dikunjungi banyak wisatawan. Rumah tersebut memiliki banyak lorong dan terowongan yang kemudian dinamai rumah bawah tanah suci Levon.

Awalnya, Tosua Gharibyan hanya meminta suaminya untuk menggali bawah tanah rumah mereka sebagai tempat menyimpan kentang. Namun selain itu, dia melihat potensi lain yang menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Armenia.

Rumah yang terletak di desa Arinj berada di luar Ibu Kota Yerevan tersebut sekilas nampak seperti rumah pada umumnya. Namun terbersit rahasia mengenai suami Gharibyan, Levon Arakelyan yang membuat bagian bawah tanah rumah tersebut berbeda dengan usahanya selama 23 tahun.

Rumah dengan konsep bawah tanah yang menawan tersebut telah dikerjaman Levon pada 1995 silam. Tosya memandu para wisatawan menyusuri koridor yang menghubungkan tujuh ruangan yang dihiasi kolom-kolom serta ornamen Romawi seperti yang ada di fasad Gereja Armenia abad pertengahan.

Rumah bawah tanah Suci Levon kini jadi tujuan destinasi di Armenia. Tosya mengingat kembali memorinya di masa lalu saat sang suami yang bekerja keras selama 18 jam setiap harinya untuk menyelesaikan proyek terowongan bawah tanah di rumahnya tersebut.

“Rekaman utama masa kecil saya adalah ketukan keras palu ayah saya yang terdengar di malam hari dari gua,” kata putrinya yang berusia 44 tahun, Araksya seperti dilansir Channel News Asia.

Levon benar-benar mengerjakan segalanya sendiri, termasuk menarik 600 truk bermuatan batu dan tanah hanya dengan menggunakan ember. Namun sayang, Levon meninggal dunia pada 2008 pada usia 67 tahun akibat serangan jantung setelah menghancurkan dinding terakhir yang memisahkan dua terowongan. (trz/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...