Sejarah! Geraint Thomas Juara Tour de France 2018

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Pembalap sepeda dari Team Sky, Geraint Thomas, menorehkan prestasi emas di ajang Tour de France (TdF) 2018. Kali pertama sepanjang karir, Thomas sukses menjuarai TdF sekaligus menjadi orang Wales pertama yang memenanginya.

Pada etape terakhir, Thomas memang tidak finis terdepan. Adalah pembalap asal Norwegia, Alexander Kristoff, yang meninggalkan dua pesaingnya, John Degenkolb dan Arnaud Demare, untuk mencatat gelar etape perdananya sejak dua kemenangan pada Le Tour edisi 2014.

“Mimpi yang menjadi nyata. Saya sempat tercecer, tapi bersama rekan setim, Roberto Ferrari, saya bisa melewati John Dagenkolb. Saat itu perjalanan memang masih jauh, tapi tak ada yang bisa mendekati saya lagi hingga pada 20 meter terakhir, saya tahu akan memenanginya,” ujar Kristoff kepada BBC Sport mengomentari kemenangannya pada etape 21.

Thomas, meski tak finis dalam 10 pembalap terdepan di Champs Elysees, tetap menuntaskan balapan dengan mempertahankan jersey kuning dan puncak klasifikasi umum. Bagi pria berusia 32 tahun tersebut, ini jadi gelar perdananya di TdF. Lebih istimewa lagi karena dia mengakhiri TdF 2018 dengan mengungguli rekan setimnya, Chris Froome.

Froome sendiri dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi pembalap utama di Team Sky. Selain menyandang status juara bertahan, Froome juga sudah mengoleksi 4 titel di ajang balap sepeda paling bergengsi sedunia itu.

Setelah beberapa tahun hanya menjadi pembalap pendamping, kini Thomas mampu keluar dari bayang-bayang Froome. “Ketika saya pertama kali membalap ke Cahmps Elysees untuk pertama kali pada 2007, saya tak muluk. Hanya membalap dan berpartisipasi di dalamnya,” bilang Thomas kepada ITV4.

“Sekarang, membalap untuk menjadi juara adalah hal yang luar biasa. Kelak, saat berusia 70 tahun dan duduk di sebuah pub, saya akan menceritakan kisah ini kepada pemuda berusia 18 tahun dengan perasaan luar biasa,” imbuh peraih medali emas Olimpiade 2008 dan 2012 itu.

Di klasemen umum akhir, Thomas yang memenangi etape 11 dan 12, mengukir waktu 83 jam 17 menit 13 detik. Dia unggul 1 menit dan 53 detik dari pembalap Belanda asal Team Sunweb, Tom Dumoulin. Sementara, Froome menempati peringkat ketiga dengan catatan waktu terpaut 2 menit dan 24 detik dari Thomas.

Gelar yang diraih Thomas sekaligus melanjutkan keperkasaan Team Sky di arena TdF. Termasuk empat gelar yang diraih Froome, Team Sky berjaya enam kali dalam tujuh tahun terakhir penyelenggaraan Le Tour ini.

Di klasifikasi poin, Peter Sagan dari tim Bora-Hansgrohe pun turut mengukir rekor mengklaim jersey hijau sebanyak enam kali. Dia menyamai torehan pembalap Jerman, Erik Zabel, yang juga pernah merebut jersey hijau dalam enam penyelenggaraan.

Sementara, jersey polkadot sebagai King of Mountain direbut pembalap tuan rumah, Julian Alaphilippe, dari tim Quick-Step Floors. Lalu, Pierre Latour, keluar sebagai pembalap muda terbaik dan berhak menyandang jersey putih. (ira/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...