Diduga Korban Pembunuhan, Suami-Istri Keturunan Keraton Tewas dengan Sejumlah Luka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, CIREBON – Warga Kabupaten Cirebon mendadak geger. Penyebabnya, dua warganya yang tinggal di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, ditemukan tewas. Kedua mayat tersebut diketahui bernama Elang Johar, 68, dan Ratu Sureni, 65.

Pasangan suami istri (Pasutri) tersebut ditemukan tewas di dalam rumahnya di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa (31/7) pagi.

Keterangan yang dihimpun radarcirebon.com (Jawa Pos Group) menyebutkan, Selasa (31/7) sekitar jam 08.45 WIB, saksi Nani Rahayu mendatangi TKP karena pintu depan rumah korban belum juga dibuka.

Karena curiga, saksi bersama suaminya Dede Kusuma masuk lewat pintu belakang yang tidak dikunci. Saat masuk, saksi terkejut melihat kedua korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan sejumlah luka.

Temuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke aparat desa dan Polisi. Petugas dari Polsek Gunung Jati dan Polres Cirebon Kota yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Guna penyelidikan lebih lanjut, jasad kedua korban dibawa ke RS Gunung Jati, Kota Cirebon.

Waka Polres Cirebon Kota Kompol Fajar Widyadharma Lukman mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kasusnya masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Menurut dia, aparat menemukan senjata tajam jenis golok di TKP. “Diduga kedua korban menjadi korban pembunuhan. Kedua Jenazah sudah di bawa ke Rumah Sakit Gunung Jati untuk diotopsi,” sambungnya.

Pantauan di TKP, rumah korban dipasang garis polisi dan dijaga anggota Babinsa Koramil setempat. Rencananya jenazah kedua korban yang masih keturunan Keraton itu akan dimakamkan di TPU Gunung Sembung Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. (fab/jpg/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...