Giliran Harga Mentimun Bikin Kaget, Sekilo Tembus Rp18.000

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, CIREBON – Setelah harga daging ayam dan telur ayam, giliran mentimun yang naik tajam. Kalau biasanya di angka Rp7 ribu, kali ini tidak tanggung-tanggung, harganya dua kali lipat lebih, Rp15 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram.

Pedagang sembako dan sayuran di Pasar Sumber, Mega Ayu mengatakan, harga telur kini telah turun yakni di angka Rp23.000 per kilogram, minyak curah Rp12 ribu/kg, beras premium Rp11 ribu/kg. Untuk sayuran masih dalam keadaan normal dan stabil, kecuali mentimun.

“Semuanya masih di ambang stabil. Kecuali mentimun, yang biasanya di harga Rp7.000, kini tembus Rp15 ribu sampai Rp18 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Mahalnya harga mentimun, ujarnya, disebabkan, saat ini sebagian wilayah tengah dilanda musim kemarau. “Ini akibat cuaca kemarau. Banyak lahan kekeringan mengakibatkan mentimun layu. Banyak yang mati, jadi harga tinggi,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, harga kacang panjang tengah mengalami penurunan dari Rp20 ribu per kilogram saat ini Rp15 ribu/kg. “Sayuran palawija atau holtikultura yang lagi murah dan stabil. Bawang merah, tomat, bawang putih, wortel, terong lagi normal,” kata dia.

Disebutkannya, harga gula pasir Rp12 ribu/kg, bawang putih biasa Rp10 ribu/kg, bawang putih kating Rp28 ribu/kg, cabai merah beauty Rp25 ribu/kg. Kemudian sawi Rp7 ribu/kg, daun bawang Rp10 ribu/kg, kol Rp5 ribu/kg. “Untuk beras lagi stabil. Paling yang mahal ya itu tadi mentimun. Banyak pedagang rujak atau lalaban yang kaget,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pedagang daging ayam, Ronianto mengaku, harga daging ayam masih tinggi. “Masih tinggi, masih Rp37 ribu/kg,” ujarnya.

Salah satu pedagang pecel lele, Sandika mengaku kaget dengan mahalnya harga mentimun. “Kaget, kemangi, kol masih stabil. Kok mentimun naiknya nggak kira-kira-kira. Karena mahal, biasanya saya kasih dua iris mentimun. Jadi, satu iris saja per bungkus lalapannya,” singkatnya. (via/RC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...