Tawuran Lagi, Para Pelajar Ini Kian Berani

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, CIREBON – Terulang lagi. Puluhan oknum pelajar diduga dari salah satu SMK di Kabupaten Cirebon merangsek masuk lagi di Jl Perjuangan, Kota Cirebon, Senin (30/7). Itu aksi kedua. Pada Kamis lalu (26/7) para oknum pelajar juga merangsek ke Jl Perjuangan.

Para pelajar yang merangsek masuk sampai Jl Perjuangan itu berdalih membela diri. Hendak mengejar pelajar lain yang menyerang mereka di jalur by pass atau pertigaan Jl Perjuangan.

“Kita dilempari duluan Om. Yang kena anak kelas X di bagian kepala. Kalau sampai pendarahan dan masuk ICU gimana? Makanya kita turun balas mereka,” ujar seorang pelajar SMK dari Kabupaten Cirebon saat ditanya oleh pengendara yang mengaku sebagai seniornya.

Pelajar itu mengaku aksi bermula saat mereka sedang mengompreng di truk trailer yang melaju dari arah Mundu menuju Jakarta. Saat sampai di by pass pertigaan Jl Perjuangan, ada oknum pelajar yang melempari batu dan petasan. Karena itu, mereka turun dan melakukan pengejaran.

Aksi Senin (30/7) sekitar pukul 17.45 itu jauh lebih “heboh” dibanding pekan lalu. Jumlah okum pelajar lebih banyak dari sebelumnya. Juga berlangsung dalam tempo yang cukup lama. Hampir satu jam. Tak ada pihak kepolisian. Bahkan lokasi tawuran berlangsung di depan kantor Polsubsektor Kesambi.

Selain pelajar yang mengompreng di truk, ada juga pelajar yang mengendarai sepeda motor ikut turun dan melakukan penyerangan. “Mereka turunnya di depan SPBU. Sempat mau bentrok sama warga juga Mas di pertigaan Jl Perjuangan itu,” kata Reza, pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Masih pantauan Radar Cirebon (Fajar Grup) di lokasi kejadian, para pelajar itu tampak berani. Warga yang mencoba melerai atau memfoto maupun mengambil video, langsung diancam dan nyaris diserang. Beberapa kendaraan pun tidak bisa melintas. Sebagian pengendara harus memilih memutar mencari jalan yang aman.

Sementara di tengah keributan itu, muncul seorang pria yang mengaku polisi. Tak mengenakan seragam dinas. Ia berhasil melerai dengan menggunakan kayu balok. Para pelajar itu bisa dibubarkan.

Usai kejadian, sekitar 15 menit kemudian barulah polisi datang dengan satu unit mobil patroli. Namun, para pelajar yang tawuran itu sudah bubar. (cep/RC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...