Wow..! Kwang Beli Rumah Seharga Rp 3,1 Miliar dari Bisnis Narkoba

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Adiwijaya alias Kwang begitu piawai menjalankan roda keuangan jaringan narkoba dari dalam lapas. Uang dari bisnis terlarang itu lantas dipakai untuk membeli properti. Salah satunya sebuah rumah di Jalan Mulyosari Utara Nomor 45, Surabaya.

Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, rumah tersebut dibeli Adiwijaya dengan nilai fantastis. “Rumah ini dibeli Rp 3,1 miliar,” kata Arman, Selasa (31/7).

Di lingkungan tempat tinggalnya di Mulyosari, Adiwijaya dikenal sebagai sosok yang tidak terlalu menutup diri. Hal itu seperti diungkapkan Ketua RT setempat, Zainul.

“Kalau ada kegiatan warga, dia (Adiwijaya) tetap datang. Iuran dan sumbangan juga rutin dibayar. Cuma memang irit ngomong kalau nggak diajak ngobrol,” cerita Zainul.

Kwang membeli rumah di Mulyosari sekitar tiga bulan lalu. Sebelumnya, rumah tersebut milik seorang pengusaha dan jarang ditempati. “Jadi memang butuh dijual cepat,” lanjutnya.

Selama ini, tidak ada aktifitas yang mencurigakan dari dalam rumah tersebut. Sebelum menempati rumah bersama istri dan kedua anaknya, Adiwijaya mengaku tinggal di kawasan Ploso Timur.

Zainul tidak pernah berpikir macam-macam tentang Adiwijaya. “Saya nggak pernah tanya tentang pekerjaannya. Saya pikir ya cuma pengusaha, gitu saja. Wong mobilnya banyak,” ungkapnya.

Sepengetahuan Zainul, Adiwijaya punya mobil lebih dari satu. “Biasanya yang diparkir di luar rumah ada tiga mobil,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BNN RI berhasil membongkar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dijalankan jaringan narkoba internasional. Otak jaringan tersebut adalah WN Iran bernama Ali Akbar yang mengendalikan bisnis dari dalam jeruji besi.

Ali kemudian merekrut orang-orang yang dipercaya. Salah satunya adalah Adiwijaya yang bertugas untuk mengelola keuangan. Untuk mengelabui aliran uang transaksi narkoba, Adiwijaya membuka jasa penukaran uang di Taiwan. BNN menyita aset senilai Rp 24 miliar dari hasil kejahatan tersebut. (did/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...