Ketua DPR Desak Pemerintah Pecat 307 ASN Korupsi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo meminta agar Komisi II DPR segera mendorong Pemerintah lewat Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mempercepat pemberhentian (pemecatan) secara tidak terhormat kepada 307 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti korupsi.

Pasalnya, hingga kini 307 ASN yang terbukti melakukan tindakan korupsi itu tersebar di 56 instansi Pemerintah belum diberhentikan. Padahal, sudah divonis dan berkekuatan hukum tetap.

“Mendorong Komisi II DPR meminta BKN bersama PPK untuk segera memproses pemberhentian dengan tidak hormat ASN yang terlibat tindak pidana korupsi tersebut, sesuai dengan amanat Pasal 87 Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,” tegas Ketua DPR-RI lewat pesan tertulisnya, Selasa (7/8).

Selain BKN dan PPK, politisi yang akrab disapa Bamsoet itu mendorong Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk melakukan penyidikan terhadap PPK yang belum memproses ASN terpidana korupsi. “Mengingat ASN tersebut masih menerima gaji, sehingga dapat menimbulkan kerugian keuangan negara,” desaknya.

“Meminta BKN untuk melakukan pembinaan terhadap ASN serta memberikan kesempatan pendidikan dan pelatihan agar ASN menjadi pegawai yang profesional dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, agar dapat meningkatkan produktifitas ASN,” ucapnya. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment