Diduga Lakukan Penipuan, Legislator Bulukumba Minta Oknum Samsat Ditindak Tegas

Rabu, 8 Agustus 2018 16:55

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Oknum pegawai Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bulukumba diduga melakukan tindakan penipuan dalam pembuatan surat kendaraan bermotor. Hal itu pun mengundang keluhan warga sekitar.Dari informasi yang dihimpun, warga diminta membayar sejumlah uang untuk biaya kepengurusan surat surat kendaraan bermotor atau STNK.Meski sudah membayar, namun STNK yang dijanjikan tidak kunjung ada. Sejumlah warga yang kesal lantaran merasa ditipu pun melaporkan hal tersebut ke kepolisian.“Kalau dihitung-hitung, jumlahnya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Seharusnya, uang itu masuk ke kas negara, tapi malah masuk ke kantong pegawai Samsat. Aparat hukum harus segera bertindak, apalagi sudah ada laporan yang masuk,” kata Anggota DPRD Bulukumba, Abdul Kaab, Rabu (8/8/2018).Diketahui, oknum pegawai Samsat Bulukumba yang menjadi terlapor bernama Rivai dan pelapor adalah warga Dusun Kantisang, Desa Balibo, Kecamatan Kindang Basri bin Topo Daming, dengan laporan terkait dugaan tindak penipuan dan penggelapan.“Terlapor atas nama Rivai, terkait penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp2,4 juta, untuk biaya kepengurusan STNK mobil,” ujar pelapor Basri Bin Topo Daming.

Bagikan berita ini:
10
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar