Guru Para Musisi itu Telah Pergi


Jangan mengaku anak band, kalo tak kenal Z-Brass. Ini tagline untuk kami di masa 90-an, ketika musik rock berjaya di atas aliran jenis musik lainnya.Z-Brass identik dengan kemenangan untuk ajang Festival Rock se Sulsel yang nantinya mewakili Kota Daeng pada festival tingkat Nasional versi Log Zhelebour Entreprise.Nama Ludwig B Kasenda (Lody) tidak lepas dari Z-Brass, mantan keyboardist grup yang menjadikan lagu-lagu ciptaan Z -Brass saat itu apik. Z-Brass memainkan rock dengan harmonisasi yang kental sehingga enak didengar.Aksi panggung Z-Brass dengan formasi Lody, Maman (bass), Mouldy (dram) Iil Madjid (vokalis) terbilang memukau didukung pilihan lagu yang pas dengan karakteristik vokal Iil Madjid.Kekuatan inilah yang membawa Z-Brass menjadi kampiun dan langganaan juara di antara sekian banyak grup rock lainnya di Makassar, bahkan di Indonesia TimurNamun di usia 68, Lody telah pergi dengan jiwa bermusik yang kental melekat di dadanya. Buktinya, satu jam sebelum tampil di Aryaduta sebagai pianis solo, Om Lody –kami para wartawan musik Makasar memanggilnya—, dilarikan ke RS Stella Maris karena kondisi tidak stabil dengan pernafasan yang tidak nyaman.Rencana bermain di Aryaduta Senin (6/8) tidak pernah terjadi lagi karena Berry, anaknya yang juga musisi terpaksa melarikan ke rumah sakit karena kondisi Lody yang memburuk.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...