Polisi masih Buru Pembuang Bayi ke Dalam Sungai

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN   –  Ibu pembuang bayi yang masih berusia lima bulan sebaiknya segera menyerahkan diri, siapa tahu hakim akan bermurah hati sehingga tidak dijatuhi hukuman berat. Berdasarkan pasal perlindungan anak juncto 305 KUHP, tindakan membuang bayi bisa diancam kurungan badan minimal lima tahun.

Pemerhati Anak, Dwita Salverry mengatakan, wanita yang tega membuang bayinya hingga akhirnya mati di sungai pantas dihukum berat. “Hukuman berat paling pantas diterima. Ancaman lima tahun belum cukup memberikan efek jera kepada pelaku. Karena anak ini anugerah dan semua orang menginginkannya,” tegas Dwita Salverry, kemarin (6/8).

Polisi bekerja keras memburu pelaku pembuang bayi yang ditemukan mengambang tak bernyawa di aliran sungai Jembatan Baru Margo Mulyo, Sabtu (4/8) lalu.

Menurut Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa, anggotanya telah dikerahkan untuk meminta keterangan ke puskesmas, dukun bayi, bidan, hingga sejumlah ketua RT.

“Ini masih tahap penyelidikan. Masih kami minta keterangan beberapa saksi. Meminta agar memberikan informasi bila ada warga yang sebelumnya hamil, namun perutnya mengecil dan tidak ada anak yang dipelihara,” papar Putu.

Ibu yang tega membuang bayinya pada tahun 2018 ini sudah dua kali terjadi. Sebelumnya, wanita berinisial ISL yang tega membuang si buah hati di toilet Puskesmas Sepinggan Baru. Sang ibu mengaku bayinya itu ditanam oleh pria yang memerkosanya. Anehnya, ISL tak ingat lagi pria yang dikenalnya viaFacebook itu. Bayi itu berhasil diselamatkan dan kini dipelihara oleh keluarga ISL, sementara sang ibu meringkuk di sel penjara.

Pada Sabtu (4/8) lalu sekira pukul 17.30 Wita, kembali terjadi kasus buang bayi. Kali ini sang jabang bayi ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi yang mengenaskan. Lengan dan kaki kirinya hilang. Hanya tersisa bagian daging yang terkoyak seperti telah digigit oleh hewan.

Mayat bayi itu ditemukan oleh seorang pemancing, Yoda. Awalnya dia mengira yang mengapung itu hanyalah boneka yang hanyut. Merasa penasaran, dia mencoba untuk memancingnya dengan cara menggoyangkan tali nilon yang ujungnya dipasang kail dan berhasil tersangkut. Pas diangkat, Yoda kaget bukan kepalang, ternyata itu adalah janin. Dia berteriak memanggil warga. Beberapa saat kemudian, massa berhamburan memenuhi lokasi penemuan janin dan polisi tiba di lokasi kejadian melakukan identifikasi.(ham/yud/k1)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment