Siap-siap, Penerimaan CPNS Dibuka Bulan Ini

Kamis, 9 Agustus 2018 - 15:26 WIB

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Dijadwalkan Agustus ini, pemerintah mulai membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyatakan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan diumumkan secara resmi pada Agustus ini. Namun, masyarakat diminta untuk tetap sabar menanti pengumuman CPNS 2018 tersebut.

“Insya allah jadi (Agustus). Sabar-sabar,” ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018, lalu.

Rencana pembukaan lowongan tersebut masih terus disusun oleh pemerintah. Namun pemerintah terus mengundur jadwal pembukaan lowongan yang telah ditunggu masyarakat ini.

Sebelumnya, pemerintah sudah memperkirakan akan mulai membuka lowongan pada akhir Mei 2018, kemudian berubah menjadi setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni 2018.

Tak lama, pemerintah melalui Kementerian PAN-RB juga menargetkan untuk bisa membuka seleksi CPNS pada akhir Juli 2018. Namun, walaupun bulan Juli ini sudah berlalu pemerintah belum juga secara resmi membuka lowongan.

Terakhir, pemerintah menjanjikan lowongan CPNS dibuka pada Agustus 2018 ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur di Istana Negara. Dirinya tetap optimistis bisa mengumumkan di Agustus 2018.

“InsyaAllah jadi (Agustus), itu koordinasi saya dengan Menteri Keuangan, ini lagi difinalin,” kata Asman.

Dia meminta kepada seluruh pihak untuk lebih bersabar lantaran pihaknya masih menyelesaikan detail formasi yang akan dibuka. Asman juga menjelaskan, detail formasi yang dimaksud adalah mengenai sektor lowongan yang dibuka dan penempatannya.

“Sabar-sabar, kan tinggal detailnya. Misalnya guru, tenaga kesehatan penempatannya di mana, sampai sedetail itu,” jelas dia.

Proses pendaftaran seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terpusat lewat portal nasional via http://sscn.bkn.go.id.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku pelaksana panitia seleksi nasional CPNS 2018 memastikan alur registrasi tidak lagi melalui laman instansi atau kementerian/lembaga terkait. Hal ini ditegaskan kembali oleh Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Iwan Hermanto.

Palopo Siap

Pemkot Palopo sendiri jauh hari telah mempersiapkan untuk penerimaan CPNS 2018. Sejumlah sarana dan tempat yang akan digunakan juga telah siap.

Hanya saja, kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Palopo, Megawati hingga saat ini masih menunggu pemberian formasi dari pusat. “Kita juga sampai saat ini belum tahu apakah dapat jatah CPNS atau tidak,” sebutnya beberapa waktu lalu.

Segala persiapan, kata Megawati seperti kesiapan tempat ujian dan penunjang lainnya sudah siap.

Sebagaimana diketahui, Kemenpan-RB akan memberikan jatah penerimaan CPNS bagi daerah yang belanja pegawainya dibawah 50 persen.

Kuota 85 Ribu

Pemerintah menyiapkan 85 ribu kuota CPNS bagi pemerintah daerah. Ini dibagi habis untuk 34 provinsi dan 542 kabupaten/kota se-Indonesia. Tiap daerah berbeda jumlahnya, disesuaikan jumlah ASN yang pensiun tahun ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan, dalam waktu dekat segera memutuskan formasi PNS yang baru untuk direkrut.

Saat ini, dikatakan Asman, pihaknya tengah mengkalkulasikan berapa formasi yang akan dibuka baik di kementerian/lembaga, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sedang difinalkan sekarang. Jadi, tinggal beberapa kabupaten lagi yang belum final, nanti sekaligus kita umumkan,” katanya di Jakarta baru-baru ini.

Asman menekankan bahwa pihaknya tidak mau salah langkah dalam mendesain rencana sumber daya manusia di pemerintahan. Karena itu, penetapan formasi CPNS nantinya akan benar-benar disesuaikan dengan jabatan yang memang harus di isi.

Asman, menambahkan kemungkinan jumlah formasi CPNS yang akan diterima berjumlah sama dengan total pegawai yang pensiun.

“Kita biasanya akan mengisi minimum 50 persen atau sama dengan jumlah yang pensiun artinya zero gross. Tapi, kita berusaha minus gross. Nah sehingga nanti jumlah pegawai yang diterima itu salah satu patokannya itu jumlah yang pensiun,” ucap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (idr/palopopos/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.