Tolak Banding, Terpidana Korupsi SPAM Divonis 1,5 Tahun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terpidana kasus korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa PVC di Satker Sarana Pengolahan Air Minum (SPAM) Sulsel, akhirnya pasrah saat menghadapi vonis majelis hakim.

Dia pun menerima seluruh putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Terpidana tersebut yakni Kaharuddin selaku mantan Kasatker SPAM. Melalui kuasa hukumnya Muh Syahban Munawir, menyatakan telah menerima semua putusan yang dijatuhkan terhadap kliennya.

“Kita telah menerima semua putusan majelis hakim dan kita tidak akan melakukan upaya banding,” ujar Muh Syahban Munawir, Kamis (9/8/18).

Menurut Muh Syahban Munawir sapaan akrab Awi, apa yang telah menjadi pertimbangan dan putusan majelis hakim dianggapnya telah sesuai.

Awi mengaku, pihaknya tinggal menunggu salinan putusan, dari pihak pengadilan Tipikor Makassar. Putusan itu menurut Awi, sudah inckraht dan berkekuatan hukum tetap. Sebab masa waktu tujuh hari untuk pikir-pikir telah habis, dan pihaknya menyatakan tidak akan melakukan upaya hukum banding atas putusan tersebut.

“Klien kami tinggal tunggu upaya Jaksa Penuntut Umum untuk melakukan upaya eksekusi,” ucapnya.

Diketahui, terpidana Kaharuddin selaku mantan Kasatker SPAM, dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun enam bulan, denda Rp50 juta, subsider 3 bulan kurungan.

Kaharuddin terbukti bersalah melanggar pasal 3 undang-undang Tindak Pidana Korupsi. (Jay/upeks/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...