Ogah Diambil sebagai Cawapres, Mahfud MD Curhat di Twitter – FAJAR –
Pilpres 2019

Ogah Diambil sebagai Cawapres, Mahfud MD Curhat di Twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Calon Petahana Joko Widodo (Jokowi) telah menentukan Maruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju di pemilihan Presiden (pilpres) 2019.

Keputusan ini, cukup memberikan kejutan bagi publik. Pasalnya, jauh hari sebelumnya, nama Mahfud MD yang menguat sebagai pilihan Jokowi. Bahkan mantan Ketua Mahkama Konstitusi (MK) itu, diperintahkan Jokowi untuk mempersiapkan diri. Sayangnya, nama Maruf Amin yang disebut Jokowi pada saat deklarasi bersama petinggi partai pendukung pada Kamis (9/8) malam.

Meskipun begitu, Mahfud MD mengaku tidak kecewa dengan pilihan Jokowi tersebut. Guru Besar FH-UII Yogyakarta ini, mengatakan, Pilihan Maruf Amin sebagai cawapres merupakan pilihan politik Jokowi yang realistis.

Mahfud MD@mohmahfudmd

(Pilpres 2)
Keputusan Pak Jkw itu adl realitas politik yg tak terhindarkan. Meski kaget saya tidak kecewa. Sy sdh bertemu berdua dgn Pak Jkw. Sy memaklumi pilihan itu sulit dihindarkan. Sy bilang, Pak Jkw tak perlu metass bersalah. Itu hak beliau utk memutuskan yg terbaik.

“Keputusan Pak Jkw itu adala realitas politik yang tak terhindarkan. Meski kaget saya tidak kecewa. Saya sudah bertemu berdua dengan Pak Jkw. Saya memaklumi pilihan itu sulit dihindarkan. Saya bilang, Pak Jkw tak perlu metass bersalah. Itu hak beliau utk memutuskan yg terbaik,” tulis Mahfud MD melalui akun twitternya, Jumat (10/8).

Mahfud melanjutkan, yang terpenting adalah bagaimana merawat persatuan dan kesatuan. Itu jauh lebih penting daripada sebuah nama.

“Scr agama, sy dkk sdh berusaha tapi Tuhan jua yg menentukan. Tidak ada daya atau hal yg bs diberdayakan tanpa izin Allah,” lanjutnya,

Keputusan Jokowi, lanjut Mahfud, adalah sudah sesuai dengan mekanisme konstitusional yang harus diteima sebagai kesadaran dalam berkonstitusional.

“Alangkah ngeri hidup bernegara kalau kita tak punya kesadaran berkonstitusi dan berhukum! Itu yg hrs ditekankan utk merawat NKRI,” katanya

“Mari kita terus dgn rumah NKRI. NKRI adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa kepada kita bangsa Indonesia. Ikuti trs pros2 konstitusional yg berlaku,” tutup Mahfud. (dal)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!