Warga Toraja Utara Tutup Sumber Air PDAM, Ini Alasannya…

Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:12 WIB

FAJAR.CO.ID, TORUT — Warga Salu Silaga, Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara (Torut) menutup aliran Sungai Salu Silaga. Sungai Salu ini merupakan sumber air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dinikmati sebagian warga di Rantepao dan Tikala.

Menutupan tersebut karena adanya perjanjian antara bupati dan warga Salu Silaga yang ditanda tangani oleh Bupati Torut Kalatiku Paembonan pada 5 Oktober 2016 lalu, yang sampai saat ini belum terealisasi.

Kepala PDAM Torut, Markus Lempang membenarkan adanya warga yang melakukan penutupan di aliran sungai Salu Silaga karena menurut mereka bupati Torut tidak memenuhi permintaan masyarakat yang tidak terpenuhi.

“Adanya penutupan air di Salu Silaga mengakibatkan beberapa lokasi yang harus menanggung akibatnya, yakni warga Kecamatan Tikala, kecamatan Rantepao yang meliputi jalan Seram, Mongonsidi, kawasan SMA Negeri 1 Rantepao, dan jalan Kartika,” jelasnya, Jumat (10/8/2018). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.