Branding HAM, Festival HAM 2018 Rilis November

JAKARTA – Inovasi terus dilakukan pemerintah Indonesia dalam mensosialisasikan Hak Asasi Manusia (HAM). Demi menumbuhkan kesadaran masyarakat, Festival HAM 2018 siap dirilis 13-15 November 2018. Harapannya masyarakat tetap merawat keberagaman dan menumbuhkan sikap toleransi.

“Saat ini memang dibutuhkan pengembangan metode atau model yang menarik untuk mempromosikan HAM. Festival HAM ini memiliki fungsi strategis. Ada banyak input yang bisa didapatkan dari festival ini,” ungkap Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, kemarin.

Festival HAM 2018 akan digelar di Wonosobo, Jawa Tengah, mulai 13-15 November 2018. Festival HAM ini menjadi rangkaian peringatan HAM. Temanya ‘Merawat Keragaman, Memupuk Solidaritas Menuju Indonesia yang Inklusif dan Berkeadilan’. Moeldoko menambahkan, kegiatan ini sangat ideal untuk menjawab kebutuhan saat ini.

“Kegiatan ini sangat bagus. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi faktual negeri ini. Kami harap masyarakat terinspirasi dan kembali merawat keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia,” lanjutnya.

Seiring desakan arus modernisasi, sikap intoleransi saat ini sudah mengancam keberagaman. Kondisi menjadi rumit lantaran isu paham radikalisme juga berkembang. Tapi, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meredam berbagai persoalan yang mengancam sendi bangsa. Moeldoko menjelaskan, Festival HAM akan semakin membantu Indonesia menjawab persoalan-persoalannya.

“Festival ini memiliki spirit luar biasa melalui temanya. Kami yakin festival ini menjadi salah satu cara untuk menjawab persoalan di Indonesia. Setelah festival ini digelar sikap eksklusivitas akan turun. Lalu, ujaran kebencian berdasarkan SARA serta pandangan politik akan terkikis. Masyarakat akan kembali menghormati satu sama lainnya,” jelas Moeldoko lagi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...