Indonesia Terus Dorong Open Government

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mendorong sistem Open Government. Konsep keterbukaan akan mendorong pemerintah Indonesia semakin transparan, akuntabel, inovatif, dan partisipasif.

Open Government Indonesia adalah bagian dari inisiatif global Open Government Partnership (OGP) di mana Indonesia turut menjadi salah satu negara dari 8 negara pendiri inisiatif OGP. Hingga saat ini sudah 76 negara tergabung di dalam inisiatif Open Government Partnership. Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, Open Government akan terus dikembangkan.

“Konsep Open Government ini akan terus diaplikasikan. Sebab, konsep ini sejalan dengan pemerintahan yang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo. Konsep ini sangat mendukung pemerintahan,” ungkap Moeldoko, kemarin.

Sekretariat Open Government Indonesia menyelenggarakan kegiatan ‘Kick Off Meeting’ Penyusunan Rencana Aksi Open Government Indonesia Periode 2018-2020 di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Kegiatan ‘Kick Off Meeting’ merupakan salah satu rangkaian awal dari proses penyusunan rencana aksi Open Government Indonesia. Rencana Aksi Open Government Indonesia periode 2018-2020 adalah rencana aksi kelima semenjak Indonesia bergabung kedalam inisiatif Open Government.

Para pemateri di dalam kegiatan Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Aksi OGI 2018-2020 antara lain Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Slamet Soedarsono dan Direktur Aparatur Negara Bappenas Velix Wanggai dan Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden Agung Hikmat. Pemateri yang hadir merupakan representasi dari instansi pemerintah penyelenggara Open Government Indonesia yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kantor Staf Presiden, dan Kementerian Luar Negeri.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...